Advertisements
- Advertisement -
Beranda Internasional Inilah Data Terbaru Corona Terkait Indonesia, 12 Maret 2020 Pukul 21.00 WIB

Inilah Data Terbaru Corona Terkait Indonesia, 12 Maret 2020 Pukul 21.00 WIB

- taro disini iklan Mu -

DUTAMEDAN.COM – JAKARTA, Pemerintah mengumumkan sejumlah pasien yang sembuh dari virus Corona. Ada pula data terbaru mengenai jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terkait COVID-19.

Keterangan kesembuhan para pasien dari COVID-19 dan jumlah PDP COVID-19 ini disampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, Kamis (12/3/2020).

Yuri menyampaikan keterangannya dua kali, pertama di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur pada sore hari dan di Kompleks Istana Kepresidenan pada malam harinya.

Jumlah orang yang sembuh dari Corona masih sama dengan data pada sore lalu. Hingga sekarang telah ada 5 orang yang sembuh dari COVID-19 di Indonesia. Di Jepang, 9 WNI dari Anak Buah Kapal (ABK) Dream World dinyatakan sudah sembuh semua. Ada pula 1 WNI di Singapura yang sudah sembuh sejak beberapa hari lalu.

Malam ini, ada kabar baru yakni pemerintah tengah mengawasi 12 orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Status ini satu tingkat di bawah status ‘suspect Corona’. Ada pula kabar baru mengenai hubungan penularan pasien kasus nomor 27, nomor 20, dan nomor 01.

Berikut adalah data selengkapnya:

INDONESIA

1. Pasien Kasus Nomor 01 (perempuan: 31 tahun)
Kondisi: masih positif
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara

2. Pasien Kasus Nomor 02 (perempuan: 64 tahun)
Kondisi: Baik.
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara

3. Pasien Kasus Nomor 03 (33 tahun)
Kondisi: negatif COVID-19 (masih perlu menunggu hasil negatif tes kedua)
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara

4. Pasien Kasus Nomor 04 (34 tahun)
Kondisi: influenza
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara

5. Pasien Kasus Nomor 05 (55 tahun)
Kondisi: Stabil, tidak demam, tidak batuk, tidak pilek
Lokasi: RSPI Sulianto Saroso, Jakarta Utara

6. Pasien Kasus Nomor 06 (36 tahun)
Perkembangan: negatif COVID-19, belum pulang karena tunggu teman observasi di Pulau Sebaru
Lokasi: RS Persahabatan, Jakarta Timur.
Keterangan: Tertular di Kapal Diamond Princess

7. Pasien Kasus Nomor 07 (perempuan: 59 tahun)
Kondisi: baik
Keterangan: kasus impor, kembali dari luar negeri

8. Pasien Kasus Nomor 08 (laki-laki: 56 tahun)
Kondisi: sudah bisa napas spontan setelah sebelumnya menggunakan ventilator
Keterangan: kasus impor, tertular Kasus 07 yang merupakan istrinya

9. Pasien Kasus Nomor 09 (perempuan: 55 tahun)
Kondisi: sakit ringan-sedang
Keterangan: kasus impor, bukan bagian dari klaster mana pun

10. Pasien Kasus Nomor 10 (laki-laki: 29 tahun)
Kondisi: negatif COVID-19 (masih perlu menunggu hasil negatif tes kedua)
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara
Keterangan: WNA, bagian dari Kasus 1 (klaster Jakarta/kelompok dansa, red)

11. Pasien Kasus Nomor 11 (perempuan: 54 tahun)
Kondisi: stabil
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara
Keterangan: WNA, kontak dengan Kasus 1 (klaster Jakarta/kelompok dansa -red)

12. Pasien Kasus Nomor 12 (laki-laki: 31 tahun)
Kondisi: sakit ringan-sedang
Keterangan: hasil pelacakan Kasus 1 (klaster Jakarta/kelompok dansa -red)

13. Pasien Kasus Nomor 13 (perempuan: 16 tahun)
Keterangan: subklaster Kasus 3 (klaster Jakarta/kelompok dansa -red)

14. Pasien Kasus Nomor 14 (laki-laki: 50 tahun)
Perkembangan: negatif COVID-19 pada hari ke-3 perawatan, akan dipulangkan untuk isolasi mandiri
Keterangan: kasus impor, kontak minimal dengan orang terjangkit

15. Pasien Kasus Nomor 15 (perempuan: 43 tahun)
Keterangan: kasus impor

16. Pasien Kasus Nomor 16 (perempuan: 17 tahun)
Keterangan: kasus impor

17. Pasien Kasus Nomor 17 (laki-laki: 56 tahun)
Keterangan: kasus impor

18. Pasien Kasus Nomor 18 (laki-laki: 55 tahun)
Keterangan: kasus impor

19. Pasien Kasus Nomor 19 (laki-laki: 49 tahun)
Keterangan: kasus impor
Keterangan: negatif CORONA-19

20. Pasien Kasus Nomor 20 (laki-laki: 70 tahun)
Keterangan: bagian subklaster Jakarta (terkait kasus pasien nomor 01)

21. Pasien Kasus Nomor 21 (perempuan: 47 tahun)
Keterangan: bagian subklaster Jakarta

22. Pasien Kasus Nomor 22 (perempuan: 36 tahun)
Keterangan: kasus impor

23. Pasien Nomor 23 (perempuan: 73 tahun)
Kondisi: menggunakan ventilator, kondisi stabil
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara
Keterangan: kasus impor

24. Pasien Nomor 24 (laki-laki: 46 tahun)
Keterangan: kasus impor

25. Pasien Nomor 25 (perempuan: 53 tahun)
Kondisi: meninggal dunia, sebelumnya ada riwayat diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun
Keterangan: WNA, kasus impor

26. Pasien kode 26 (laki-laki: 46 tahun)
Kondisi: stabil
Keterangan: WNA, kasus impor

27. Pasien kode 27 (laki-laki: 33 tahun)
Kondisi: stabil
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara
Keterangan: penularan lokal, subklaster Jakarta, berhubungan dengan kasus pasien nomor 20.

28. Pasien kode 28 (laki-laki: 37 tahun)
Kondisi: tampak sakit ringan sedang
Keterangan: kasus impor.

29. Pasien kode 29 (laki-laki: 51 tahun)
Kondisi: tampak sakit sedang tidak sesak.
Keterangan: kasus impor.

30. Pasien kode 30 (laki-laki: 84 tahun)
Kondisi: tampak sakit sedang.
Keterangan: kasus impor.

31. Pasien kode 31 (perempuan: 48 tahun)
Kondisi: tampak sakit ringan sedang
Keterangan: kasus impor.

32. Pasien kode 32 (laki-laki: 45 tahun)
Kondisi: sakit ringan sedang
Keterangan: kasus impor.

33. Pasien kode 33 (laki-laki: 29 tahun)
Kondisi: tampak sakit ringan sedang
Keterangan: kasus impor.

34. Pasien kode 34 (laki-kaki: 42 tahun)
Kondisi: tampak sakit ringan sedang.
Keterangan: kasus impor

PASIEN YANG SUDAH NEGATIF CORONA-19 DI INDONESIA
1. Pasien Kasus Nomor 3 (33 tahun)
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara
Perkembangan: negatif COVID-19 (masih perlu menunggu hasil negatif tes kedua)

2. Pasien Kasus Nomor 6 (36 tahun)
Lokasi: RS Persahabatan, Jakarta Timur.
Keterangan: Tertular di Kapal Diamond Princess
Perkembangan: negatif COVID-19, belum pulang karena tunggu teman observasi di Pulau Sebaru

3. Pasien Kasus Nomor 10 (laki-laki: 29 tahun)
Lokasi: RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara
Keterangan: WNA, bagian dari Kasus 1 (klaster Jakarta/kelompok dansa, red)
Perkembangan: negatif COVID-19 (masih perlu menunggu hasil negatif tes kedua)

4. Pasien Kasus Nomor 14 (laki-laki: 50 tahun)
Lokasi: RSUP Persahabatan, Jakarta Timur
Keterangan: kasus impor, kontak minimal dengan orang terjangkit
Perkembangan: negatif COVID-19 pada hari ke-3 perawatan, akan dipulangkan untuk isolasi mandiri

5. Pasien Kasus Nomor 19 (laki-laki: 49 tahun)
Keterangan: kasus impor
Keterangan: negatif CORONA-19, akan dipulangkan

12 Orang PDP

12 orang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19.

OBSERVASI DI INDONESIA

1. Pulau Sebaru, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI: 256 orang
2. Fasilitas Kemenkes di Ciloto, Puncak, Bogor, Jawa Barat: 4 orang
3. RS Persahabatan: 1 orang

LUAR NEGERI

SINGAPURA
1. Kasus 21 (usia 44 tahun)
Keterangan: Sembuh, pulang dari RS 18 Februari 2020

2. Kasus 133 (usia 62 tahun)
Keterangan: stabil, dirawat di National University Hospital (NUH)

3. Kasus 147 (usia 64 tahun)
Keterangan: stabil, dirawat di National National Centre for Infectious Diseases (NCID)

4. Kasus 152 (pria 65 tahun)
Keterangan: stabil, dirawat di Singapore General Hospital (SGH)

5. Kasus 170 (perempuan 56 tahun)
Keterangan: dirawat di Singapore General Hospital (SGH)

Total: 5 positif COVID-19, 1 di antaranya sembuh

AUSTRALIA
1. Kasus ke-12 (perempuan: 50 tahun)
Lokasi: Victoria
Keterangan: permanent resident

JEPANG
9 Orang WNI ABK Kapal Diamond Princess sembuh semua:
– 5 WNI sudah pulang
– 4 WNI tunggu tiket pesawat di Jepang

TAIWAN
1. Pasien Nomor 32
Kondisi: stabil

Advertisements
Iklan
- Biar keren, masuk sini -
- biar keren, Pasang trus! -

Ayok Terhubung!

6,198FansSuka
15,448PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
945PengikutMengikuti
90PelangganBerlangganan

Baca Kawan!

Aniaya Saksi Pembunuhan, 6 Personel Polsek Percut Seituan Dinyatakan Bersalah

DUTAMEDAN.COM - Sebanyak enam orang personel Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan dinyatakan bersalah dalam kasus penganiayaan saksi pembunuhan atas...
- cok kau pasangkan! -

Bawa 6 Cewek Belawan, Pria Padang Bulan Dikejar Warga, Langsung Singgah ke Polsek Labuhan

DUTAMEDAN.COM - Diduga akan memperdagangkan sejumlah gadis berumur 14 hingga 16 tahun, AP (45) warga Padang Bulan Medan, diamankan warga ke Polsek...

Tak Terima Ditegur Karena Kebut-kebutan, Pengendara Mobil Tabrak Polisi Hingga Tewas

DUTAMEDAN.COM - Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Brigadir Andi Suwardi, polisi yang bertugas di Polsek Compreng, Subang, ternyata disengaja.

Mau Lewati Truk, Pengendara Motor Tewas di Depan Pintu Tol Marelan

DUTAMEDAN.COM - Kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang pengendara motor berboncengan di Jalan Veteran, Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin...

Apa lagi cari,, kurang cukup?

Aniaya Saksi Pembunuhan, 6 Personel Polsek Percut Seituan Dinyatakan Bersalah

DUTAMEDAN.COM - Sebanyak enam orang personel Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan dinyatakan bersalah dalam kasus penganiayaan saksi pembunuhan atas...

Bawa 6 Cewek Belawan, Pria Padang Bulan Dikejar Warga, Langsung Singgah ke Polsek Labuhan

DUTAMEDAN.COM - Diduga akan memperdagangkan sejumlah gadis berumur 14 hingga 16 tahun, AP (45) warga Padang Bulan Medan, diamankan warga ke Polsek...

Tak Terima Ditegur Karena Kebut-kebutan, Pengendara Mobil Tabrak Polisi Hingga Tewas

DUTAMEDAN.COM - Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Brigadir Andi Suwardi, polisi yang bertugas di Polsek Compreng, Subang, ternyata disengaja.

Mau Lewati Truk, Pengendara Motor Tewas di Depan Pintu Tol Marelan

DUTAMEDAN.COM - Kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang pengendara motor berboncengan di Jalan Veteran, Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin...

Buronan Djoko Tjandra Punya e-KTP dan Paspor, Mendagri Nggak Bisa Ngomong Apa-apa

DUTAMEDAN.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian enggan mengomentari buronan kelas kakap Djoko Tjandra yang memiliki identitas resmi seperti KTP elektronik dan...
- Brand mu disini, waduh mantap!-
Advertisements