Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Dibekuk di Tapanuli Utara

0
66
Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Dibekuk di Tapanuli Utara
Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Dibekuk di Tapanuli Utara

DUTAMEDAN.COM – Kepolisian Resor Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, membekuk tiga anggota sindikat pencurian motor dari tempat berbeda di sana. Ketiga tersangka yakni IM (22), PMP (17), dan NM (16) yang merupakan warga Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

“Tersangka PMP dan NM ditangkap Jumat 14 Februari 2020 di Kecamatan Pahae Jae, Taput. Sedangkan tersangka IM ditangkap pada hari yang sama di Kecamatan Adiankoting,” terang Kepala Subbagian Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing kepada wartawan, Sabtu (15/2/2020).

Ia mengatakan, penangkapan ketiga tersangka berawal laporan warga Desa Hutagalung, Kecamatan Tarutung, Taput, yakni JP yang motornya jenis RX King hilang dari depan rumahnya pada Jumat 14 Februari 2020 pagi.

Menerima laporan tersebut, jelas dia, anggota Opsnal Reskrim langsung bergerak menghubungi polsek sejajaran guna melakukan razia, khususnya di perbatasan ke kabupaten lain.

“Ternyata saat tersangka melarikan diri dengan hasil curiannya satu unit motor RK King dari Tarutung menuju Bagan Batu Riau, sindikat yang berjumlah empat orang itu masih belum puas dan masih melakukan pencurian lagi di wilayah Kecamatan Pahae Jae, Taput. Saat itulah para tersangka dicurigai masyarakat dan memberitahukan ke Polsek Pahae Jae untuk mencegat mobil yang digunakan para tersangka jenis pikap Suzuki APV untuk mengangkut hasil curiannya,” paparnya.

Ia melanjutkan, setelah dicegat petugas bersama masyarakat di Kecamatan Pahae Jae, para tersangka sempat mengadakan perlawanan dan menerobos petugas untuk melarikan diri, namun bisa digagalkan.

Tersangka IM selaku pengemudi mobil berdalih bahwa motor yang diangkutnya hanyalah tumpangan ketiga tersangka lain dan berpura-pura disuruh menurunkan motor tersebut dari dalam kendaraannya.

“Saat kedua motor diturunkan dari dalam mobilnya dan dua tersangka diamankan petugas, satu tersangka lagi yaitu RS melarikan diri ke dalam hutan. IM dengan cepat melarikan diri dengan mengemudikan mobilnya balik ke arah Tarutung. Namun petugas kepolisian yang sudah bekerja sama dengan petugas polsek di jajaran, tersangka IM berhasil ditangkap di Kecamatan Adiankoting,” bebernya.

Baca Juga:  Cegah Corona, Menkumham Bakal Bebaskan Napi Narkoba dan Koruptor

Dalam pemeriksaan, ketiga tersangka melakukan aksinya di wilayah Taput khusus sejak Januari 2020. Mereka pun sudah menggasak enam motor dari Kecamatan Siborongborong, pemandian air panas di Kecamatan Sipoholon, Kecamatan Tarutung, dan Kecamatan Pahae.

“Para tersangka juga mengakui bahwa mereka sudah merupakan sindikat atau komplotan spesialis pencurian motor. Setiap mereka berangkat ke luar daerah selalu membawa mobil pikap Suzuki APV tersebut guna mengangkut motor curian serta dijual di Bagan Batu, Rokan Hilir, Riau,” ungkapnya.

Saat ini para tersangka dan barang bukti satu motor curian RK King hijau tanpa pelat nomor serta satu mobil pikap Suzuki APV BM-8980-PH diamankan di Mapolres Taput di Tarutung. Sementara satu tersangka RS yang melarikan diri masih dalam pengejaran polisi.

Advertisements