Soal Realisasi Laporan Dana Desa, Kepala Desa Tembung Dinilai Tak Transparan

0
144

DUTAMEDAN.COM – Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, pada tahun 2019 ini mendapat kucuran dana desa senilai Rp1.955.503.431. Pengalokasian dana tersebut tampak terpampang jelas di baliho yang terdapat di Kantor Desa Tembung. Namun dalam perjalanannya, hingga kini masyarakat tidak bisa melihat hasil laporan mana-mana yang sudah dikerjakan dan mana yang belum dikerjakan. Warga menilai, Kades Tembung tidak transparan dalam mempublikasikan realisasi pekerjaan tersebut bahkan masalah ini terkesan ditutup-tutupi.

Demikian dikatakan, salah satu warga Pasar 7 Dusun 8 Desa Tembung, Dio Utama.

Menurutnya, masyarakat berhak tahu atas laporan realisasi penggunaan dana desa tersebut. “Keterbukaan informasi ini diatur dalam  Peraturan Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2018 tenatang Pengelolaan Keuangan Desa. Tepatnya di pasal 72 ayat (2). Dimana di situ menyatakan bahwa masyarakat berhak mengetahui proses berjalannya pengerjaan dana desa tersebut dan laporan itu harus transparan dan bisa dilihat masyarakat. Kades Tembung jangan menutup-nutupi ini,” ujar Dio, Jum’at (23/8/2019).

Menurutnya, belakangan muncul isu adanya dugaan pekerjaan fiktif dari anggaran dana desa tersebut. Dirinya menilai, beberapa dugaan pekerjaan yang fiktik itu terjadi bukan di pembangunan fisik melainkan dalam kegiatan pengembangan SDM. Karena hingga kini tidak pernah diketahui jenis kegiatannya dan lokasinya dimana. “Saya sudah cek beberapa kegiatan yang bersumber dari dana desa tersebut tidak ada. Makanya kalau pun Kades merasa sudah terealisasi, coba lah pampangkan laporannya. Jadi kita tahu bagaimana hasilnya,” tantangnya.

Dia mengaku, sebelumnya masalah ini sudah dibicarakan dengan Kades Tembung, Misman. Namun Kades hanya bisa mengatakan ini sudah masuk tahap ke dua anggarannya turun, artinya sekitar 60% sudah berjalan. Ketika ditanya soal jumlah anggaran yang sudah turun Kades menjawab tidak tau pasti.

Baca Juga:  Perhatian! Beberapa Ruas Jalan di Medan Utara Ini Juga Ditutup, Cek Rutenya...

“Sangat miris kita lihat, untuk masalah dana yang sudah turun saja Kades tak tahu. Ditanya mana-mana yang sudah dikerjakan, beliau hanya menjawab persentase secara garis besar saja. Tanpa bisa menunjukkan berita acaranya,” kata Dio sembari mengaku pertanyaan itu pernah diutarakannya dengan Kades sekitar sebulan lalu.

Tak puas sampai di situ, dirinya kembali mendatangi Kantor Desa Tembung untuk menanyakan hal yang sama, siang tadi, Jumat (23/8/2019). Namun sayang, Kades tidak berada di tempat.

“Kades membalas pesan WA saya, dibilangnya hanya tahap 1dan 2 sudah terealisasi semua, tahap 3 belum cair,” ujarnya membacakan tulisan Kades melalui WA-nya.

Sementara Kaur Pembangunan Desa Tembung, Lidia, saat ditemui juga beralasan tidak punya wewenang untuk menunjukkan laporan itu.

Sementara menurut Dio, Kaur Pembangunan merupakan penanggung jawab setiap pengerjaan dana desa berlangsung. Jadi tidak ada alasan untuk tidak bisa menunjukkan laporan hasil pengerjaan tersebut.

Dirinya berharap agar Kades Tembung bisa mempublikasikan hasil pengerjaan yang sudah dilakukan, sehingga masyarakat tau dan bisa menikmati pembangunan desa tersebut. Jika ini tak juga dilakukan maka kemungkinan ada indikasi penyalahgunaan anggaran yang dilakukan.

“Kalau memang merasa bersih buka lah laporannya, jangan ditutup-tutupi. Karena kami masyarakat berhak tahu,” tegas Dio.

Advertisements