Selfie di Rel, Remaja Anak Pejabat Polisi Tewas Tertabrak Kereta

0
217

DUTAMEDAN.COM – SEMARANG,  Remaja 14 tahun tewas seketika tertabrak kereta api saat berswafoto bersama tiga rekannya. Kecelakaan maut yang menewaskan pelajar SMP itu terjadi di titik KM 111+9 petak Jalan Purwosari-Gawok, Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo, Sabtu (17/8/2019) malam.

Kanit Reskrim Polsek Laweyan Solo, Iptu Salman Alfarizi, mengatakan Petrik Finto Ardianto, remaja itu, adalah putra dari Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Supardi. Menurut dia , awalnya korban bersama tiga rekan duduk di atas rel sisi utara. Selanjutnya, empat anak baru gede itu berjalan ke barat.

“Maksudnya mau selfie bersama (swafoto) sambil membuat rekaman video,” kata Iptu Salman, Minggu (18/8/2019) siang.

Tanpa disadari, dari timur atau arah belakang para remaja itu, melaju kereta api (KA) Gajayana rute Malang – Jakarta. Tiga remaja itu kaget dan spontan berlari menghindari kereta.

Tiga orang selamat dari malapetaka. Sedangkan Finto tak mampu menghindar. Tubuh siswa SMP Ursulin itu tertemper kereta, terseret, kemudian terpental jatuh ke dasar Jembatan Griyan, Pajang.

Rekan-rekan korban histeris. Kemudian meminta bantuan warga setempat. Finto telah tewas dalam kondisi mengenaskan.

Beberapa saat kemudian, sejumlah personel SAR Sukarakarta dan kepolisian setempat tiba untuk mengevakuasi korban. Jenazah dibawa ke RSUD dr Moewardi.

“Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD dr. Moewardi Kota Solo bersama perwakilan keluarga korban. Korban meninggal akibat luka parah di kepala dan kaki,” katanya.

Advertisements
Baca Juga:  Asner Silalahi Sediakan Tempat Cuci Tangan di Pasar Horas dan Pasar Dwikora