Gubernur Ingatkan Arsitek Jangan Ikut Jadi Penipu

0
153

DUTAMEDAN.COM – Hal ini disampaikan oleh Gubsu pada acara pelantikan pengurus Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) masa bakti 2019-2022 dan rapat kerja IAI Provinsi Sumut di Kutaraja Ballroom Tiara Convention Center Medan, Rabu (21/8).

“Arsitek jangan malah ikut saling menutupi penipuan. Kalau saya ditipu oleh OPD, siapa yang tahu akan hal itu, jika bukan arsitek,” ungkap Gubsu menghendaki keberadaan arsitek supaya dilibatkan mulai saat perencanaan awal, sehingga rincian perhitungan pagu anggaran dari setiap proyek yang akan dibangun dapat  terhindar dari penggelembungan.

Oleh karenanya, Gubsu berharap agar arsitek dapat meyakinkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan masuk ke dalam dan bekerjasama membangun Provinsi Sumatera Utara. Mengingat  banyaknya program pembangunan di Sumut yang membutuhkan tenaga arsitek, mulai membuat perencanaan sampai kepada menghitung anggaran.

Gubsu juga sangat menyayangkan banyaknya organisasi yang bekerja ecek-ecek dan hanya digunakan saat-saat menjelang Pemilihan Presiden dan Kepala Daerah, lalu setelah itu kegiatan organisasi tersebut redup. Untuk ini Gubsu berpesan hendaknya IAI benar-benar menunjukkan dedikasinya.

Dalam kesempatan tersebut Gubsu menjelaskan, telah berkonsultasi dengan Arman Ginting ahli kontruksi dari Kota Bandung. Dari keterangan Arman ini Gubsu mendapatkan sesuatu yang sangat mengejutkan, dikarenakan akan banyak jembatan yang ada di Sumut segera harus dibongkar. Informasi ini tentu sangat memprihatinkan, “Semua ini salah siapa? Jangan dikarenakan  kebodohan selama ini anak dan cucu warga Sumut akan  menanggung akibatnya,” ujar Gubsu.

Pada presentasi singkatnya, Gubsu  memaparkan pada tahun 2023 Pembangunan Sport Center dan stadion yang terletak 3 kilometer dari bandara Kulanamu di atas lahan seluas 300 hektar yang menjadi kebanggaan Sumut dengan kapasitas daya tampung 50 ribu personil, dipastikan akan selesai dibangun.

Baca Juga:  Ihwan Ritonga Dapat Restu Sandiaga Maju di Pilkada Medan

Gubsu juga telah memanggil arsitek ahli dari Jerman dan Turki, untuk merancang pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU)  Haji, dengan perhitungan budget  Rp5 Triliun dalam jangka 2,5 tahun RSU Haji akan selesai dibangun. Selain ini Sumut akan membangun sistem pengolahan sampah yang moderat maupun pembangunan stasiun kereta api yang aman dan nyaman juga akan direalisasikan.

Edy Rahmayadi mengatakan bahwa Sumut memiliki potensi yang luar biasa, Sesuai dengan pencermatan  ahli dari Jerman dimana Provinsi Sumut jika dikelola dengan baik, dapat memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp80 triliun dan tingkat Upah Minimum Regional (UMR) Rp10 juta.

Ketua IAI Sumut Roy Brahmawanta Sembiring menerangkan IAI berdiri pertama sekali didirikan di Bandung pada tanggal 17 September tahun 1959. Di Sumut jumlah Arsitek yang bergabung di IAI ada sebanyak 349 orang. “Anggota IAI bukanlah bagian dari korupsi kontruksi  sehingga setiap anggota harus menjaga  profesi dan integritas dan melawan korupsi,” ujarnya.

Pengurus IAI Nasional Denny Iwan Setyawan menyambut dengan gembira lahirnya Undang-Undang (UU) nomor 6 tahun 2017 tentang arsitek sehingga arsitektur dapat bekerja secara profesional.

Advertisements