Temuan BPK, Rp194 Juta Belanja Barang dan Jasa di Bagian Umum Setdako Tanjungbalai Tahun 2018 Diduga Fiktif

0
229
Temuan BPK, Rp194 Juta Belanja Barang dan Jasa di Bagian Umum Setdako Tanjungbalai Tahun 2018 Diduga Fiktif
Temuan BPK, Rp194 Juta Belanja Barang dan Jasa di Bagian Umum Setdako Tanjungbalai Tahun 2018 Diduga Fiktif

DUTAMEDAN.COM – TANJUNGBALAI, Belanja barang dan jasa di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Tanjungbalai diduga fiktif dan tak bisa dipertanggungjawabkan.

Itu dikatakan Ketua GM Pekat IB Tanjungbalai Kacak Alonso kepada taslabnews, Rabu (10/7).

Menurut Kacak, sesuai temuan BPK nomor:66.C/LHP/VXIII.MDN/06/2019 tanggal 24 Juni 2019 disebutkan, bukti belanja bahan habis pakai dan belanja bahan material sebanyak 7 kwitansi sebesar Rp194 juta lebih.

Dana itu digunakan untuk belanja pada Perusahaan Daerah (PD) untuk pembelian souvenir kerang, plakat, tas berlogo dan cinderamata.

Namun menurut Kacak, saat BPK melakukan konfirmasi pada pemilik PD, ternyata pihak PD mengaku tidak pernah menerima pesanan dan tidak pernah menerima pembayaran atas pembelian souvenir kerang, plakat, tas berlogo dan cinderamata.

“Aneh lah bang, katanya anggarannya untuk beli pembelian souvenir kerang, plakat, tas berlogo dan cinderamata. Tapi pihak yang menjual mengaku tak pernah menerina pesanan atau pembayaran. Ini artinya fiktif pembeluannya. Jelas-jelas pidana ini,” ucap Kacak.

Kacak sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi. Menurur Kacak itu karena kurangnya pengawasan dari Sekda, Wakil Walikota dan Waki Kota Tanjungbalai.

“Jelas ini kesalahan dari para pejabat Pemko Tanjungbalai seperti Sekda, Wakil Walikota dan Waki Kota Tanjungbalai yang kurang mengawasi bawahannya. Kita harapkan kasus ini segera dituntaskan,” ucap Kacak.

Sementara Walikota Tanjungbalai M Syahrial saat dikonfirmasi soal temuan BPK tahun anggaran 2018 tidak mau menjawab. Meskipun pada whastapp nya tercentang tanda biru yang menandakan konfirmasi sudah dibacanya. (Syaf)

Advertisements
Baca Juga:  Asner Silalahi Sediakan Tempat Cuci Tangan di Pasar Horas dan Pasar Dwikora