Polres Labuhanbatu Gagalkan Pengiriman 158 Kotak Rokok Merk Luffman Tanpa Cukai

0
290

DUTAMEDAN.COM – Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, SH. SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Jamakita Purba, SH. MH,  mengelar Perss Conference terkait dengan diamankannya truck pengangkutan (Expedisi) yang membawa rokok tanpa bea cukai merk LUFFMAN, Rabu (17/7/19) sekira pukul 11.15 Wib, di Mapolres Labuhanbatu jalan MH Thamrin No. 1 Kelurahan Kota Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu.

Pada kesempatan itu, Kapolres AKBP Frido Situmorang menjelaskan bahwa kejadian berawal dari informasi yang diterima anggota Polres Labuhanbatu pada hari Kamis 11 Juli 2019 sekira pukul 15.00 Wib, bahwasanya akan ada mobil truck tronton berwarna putih kuning yang membawa rokok tanpa bea cukai melintasi Labuhanbatu.

Selanjutnya sekitar pukul 17.00 Wib, anggota Polres Labuhanbatu, berhasil mengamankan satu (1) unit mobil barang jenis tronton dengan nomor polisi BL 8845 PZ, berikut barang bukti 158 kotak rokok tanpa bea cukai, di jalan WR Supratman Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara yang selanjutnya petugas membawa truck tersebut ke Mapolres Labuhanbatu.

Tindak pidana yang disangkakan, pasal 54 undang- undang nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas undang- undang nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai, yang berbunyi, “Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual barang yang tidak dilengkapi dengan pita cukai”.

“Kerugian yang dialami oleh negara sebesar Rp. 268.600.000,- (Dua ratus enam puluh delapan juta enam ratus ribu rupiah”, terang Kapolres.

“Untuk kelanjutan prosesnya, mobil truck tronton berikut barang bukti sebanyak 158 kotak rokok tanpa bea cukai merk Luffman akan dilimpahkan ke Bea Cukai Teluk Nibung Tanjungbalai,” tambah Kapolres.

Sementara itu di tempat yang sama, Supir Truck Tronton, Baktiar Usman (43) saat diwawancarai awak media mengatakan, “Sebelumnya saya dari Aceh membawa barang berupa pupuk Delomit untuk di antar ke Pekanbaru, saat sedang bongkar muatan di gudang ada orang menemui saya dan orang itu tidak saya kenal, meminta tolong untuk mengantar barang berupa kotak ke Medan, dengan upah sebesar sepuluh juta rupiah dan barang tersebut dimuat di perbatasan antara Pekanbaru dan Jambi.

Baca Juga:  Dewi Hermayanti, Mengisi Kegiatan Wisata Dengan PSR

“Sebelumnya saya tidak mengetahui apa isi di dalam kotak tersebut, setelah diamankan barulah saya tahu bahwa isi dalam kotak itu rokok yang tidak ada cukainya”, ungkap Baktiar.

Advertisements