Masyarakat Minta Kapolri Berantas Judi di Belawan

0
141
Masyarakat Minta Kapolri Berantas Judi di Belawan
Masyarakat Minta Kapolri Berantas Judi di Belawan

DUTAMEDAN.COM – Masyarakat mengeluhkan masih maraknya judi di wilayah hukum Polda Sumut, tepatnya di jalan Marelan pasar VII dan Jalan Karo Pelabuhan Belawan secara terang-terangan.

Dari pantuan Media, diduga dua lokasi judi tersebut salah satunya berada di jalan Marelan di area tanah garapan yang berdiri dari pondok- pondok bertiang kayu, arena judi tersebut bagaikan Judi Las Vegas pun tercipta, dan satu lagi berada di Jalan Karo kawasan yang sehari-hari menjadi tempat parkir peti kemas di sulap menjadi arena judi. Dari sebuah peti kemas yang dimodifikasi menggunakan mesin pendingin ruangan (AC) arena judi jalan Karo pun beroperasi sehari-hari.

Salah seorang warga setempat yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, “Diduga keberadaan 2 lokasi judi tersebut sudah kebal hukum.”

Tak jauh berbeda pernyatan dari salah seorang nelayan yang juga mengatakan, dengan dibukanya lokasi judi ini membuat pastinya lama kelamaan para nelayanpun juga akan ikut berjudi.

Diduga lokasi judi itu buka dari pagi hingga malam hari dan dikelolah oleh seorang bernama (inisal) Rjl. Saat awak media berada di lokasi judi jalan Marelan pasar VII, salah seorang warga yang diketahui bernama Chairul mengatakan bahwasanya aparat penegak Hukum jarang, bahkan tidak pernah melakukan penertiban di tempat Judi tersebut.

“Selama ini judi di sini jarang dan tidak pernah di grebek polisi. Pokoknya aman lah bang”, katanya.

Ditanya siapa pemilik judi itu, jawabnya bahwa bos nya berinisial B, warga keturunan dan sekarang anaknya B yang mengelola lokasi judi ini.

Diduga dua lokasi judi tersebut berada di wilkum Polres Pelabuhan Belawan, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat lewat WhatsApp Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian Chandra hanya menjawab, “Trimakasih infonya, coba nanti kita cek,” jawabnya singkat, Senin (15/7/2019).

Baca Juga:  Takut Terpapar Covid-19, Warga Medan Marelan Blokir Jalan

Menanggapi hal itu, Pemerhati Hukum di Sumut, Anton SH mengatakan, dugaan praktek judi adalah salah satu hal yang bertentangan dengan ajaran setiap Agama, untuk itu sudah seharusnya pemerintah menolak keras praktek judi yang ada di Seluruh Sumatera Utara.

Dampak Negatif, dari praktek judi itu, banyak rumah, kendaraan bermotor, emas digadaikan gara-gara kalah main judi. Bahkan ada yang keluarganya sampai bercerai akibat permainan judi.

“Saya minta Kapolda Sumatera Utara dan Pangdam I/BB turun gunung (tangani langsung) untuk segera menutup tempat judi yang ada di Sumatera Utara. Selain itu, Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan harus ikut berperan aktif membantu membumi hangsukan lokasi perjudian yang ada di Sumut dan Kota Medan,” tegasnya.

Advertisements