Usai Lebaran Harga TBS sawit Petani di Palas Naik

0
80

DUTAMEDAN.COM – Pasca liburan hari raya Idulfitri, kondisi dan keadaan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani dan tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), mengalami kenaikan.

Abdul, satu pekerja di Kebun Sawit milik saru warga Desa Ujng Batu, Kecamatan Sosa, kepada wartawan, Rabu (12/06/2019) menyebutkan, saat ini keadaan harga penjualan TBS sawit di tingkat petani sebesar Rp 900 perkilogram, dari sebelumnya di harga Rp 850 perkilogram.

“Kalau sekarang harga jual sawit sudah Rp 900 perkilonya. Sebelumnya masih Rp 850 perkilo. Untuk harga tingkat pabrik saat ini Rp 1.140 perkilo, harga ini sudah naik dari sebelumnya, 1.100 perkilonya,” jelasnya.

Sedangkan luas kebun sawit yang dipanennya itu, seluas 2,5 hektare dengan hasil panennya berkisar satu sampai 1,5 ton setiap putaran atau perdua minggunya. “Memang, kondisi kebun sawitnya kurang perawatan, jadi hasil panennya juga kurang maksimal,” katanya.

Untuk upahnya ia memanen kebun sawit tersebut, Abdul menerima upah panen sawit sebesar Rp 200 perkilogram. “Jadi, kalau panen sawitnya dapat 1 ton, upahnya bisa dapat Rp 200.000 lah,” jelasnya.

Sementara, informasi dihimpun wartawan dari satu pekerja Suplier TBS sawit di sekitar PMKS PT KAS, Iwan Harahap, Rabu (12/06/2019) menyebutkan, saat ini harga TBS sawit jenis buah besar Rp 1.115 perkilogram, yang sebelumnya Rp 1.065 perkilogram.

“Untuk jenis buah kecil saat ini di harga Rp915 perkilonya, yang sebelumnya Rp865 perkilo. Sedangkan pasokan buah sawit yang masuk ke tempat kami masih stabil, yakni sebanyak 150 sampai 200 ton buah sawit perharinya,” jelasnya.

Advertisements