Razia Gabungan Satpol PP, TNI dan Polisi di Tanjungbalai Disiyalir Bocor, Hanya 3 Pasangan Diduga Mesum Terjaring

0
417
Pasangan mesum di Tanjungbalai yang terjaring razia
Razia Gabungan Satpol PP, TNI dan Polisi di Tanjungbalai Disiyalir Bocor, Hanya 3 Pasangan Diduga Mesum Terjaring

DUTAMEDAN.COM – TANJUNGBALAI, Razia gabungan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungbalai bersama personil TNI AL, TNI AD, Kesbangpol dan Polres Tanjungbalai, Kamis (20/6) dini hari diduga bocor.

Sejumlah hotel dan penginapan serta tempat hiburan terlihat kosong. Hasilnya, tim gabunga hanya berhasil mengamankan 3 pasangan bukan suami istri terjaring razia.

Saat menggelar razia Pekat, petugas menyisir lokasi yang disinyalir menjadi tempat transaksi prostitusi seperti, di areal Pasiran, warung remang-remang, hotel kelas melati dan beberapa penginapan yang ada didaerah tersebut.

Beberapa lokasi telah didapati kosong oleh petugas. Hal itu diduga karena informasi tentang razia tersebut telah bocor lebih dahulu.

Ketiga pasangan yang terjaring itu diamankan dari sebuah kamar hotel kelas melati dan penginapan.

Saat dimintai identitasnya terbukti bahwa pasangan itu bukan suami istri. Kemudian para pasangan mesum tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Tanjungbalai untuk dilakukan pendataan.

Setelah didata, keenam orang tersebut dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kemudian dipulangkan setelah dijamin oleh pihak keluarganya.

Plt Kasatpol PP Tanjungbalai M Fatih Simamora usai razia Pekat mengatakan, razia itu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan guna untuk meminimalisir kegiatan asusila yang meresahkan masyarakat.

“Razia Pekat ini rutin kita laksanakan untuk mencegah tindakan tindakan yang dapat meresahkan masyarakat. Salah satunya penyakit masyarakat seperti prostitusi dan hal lainnya. Razia kali ini, 3 pasangan diduga mesum berhasil kita jaring. Mereka akan didata, dibina dan dipulangkan setelah membuat surat pernyataan masing masing, ” pungkas Fathi.

Hanya saja beredar informasi, ada dugaan razia yang digelar tim gabungan bocor. Sehingga pemilik penginapan, hotel dan tempat hiburan malam menyuruh pengunjungnya pulang sebelum tim melakukan razia.

Baca Juga:  Takut Terpapar Covid-19, Warga Medan Marelan Blokir Jalan

Sehingga saat tim datang merazia, lokasi hiburan, hotel dan penginapan dalam keadaan kosong. (mkc/int/syaf)

Advertisements