Bagaimana menghitung 2 periode masa jabatan kepala daerah?

0
186
Bagaimana menghitung 2 periode masa jabatan kepala daerah?
Bagaimana menghitung 2 periode masa jabatan kepala daerah?
DUTAMEDAN.COM – Isu jabatan 2 periode kepala daerah dan tidak boleh mencalonkan diri lagi, kembali mengemuka seiring dekatnya tahapan Pilkada 2020.Apakah Kepala Daerah yang telah menjabat selama 2 periode boleh mencalonkan kembali?

Komisioner KPU Sumut Batara Manurung SPd yang dikonfirmasi pada Kamis (20/6), terkait hal ini menyatakan, apabila dalam periode jabatan pertama belum terhitung menjabat selama 2,5 tahun, dan kemudian pada periode berikutnya penuh menjabat sebagai kepala daerah maka itu masih terhitung 1 periode, dan belum lah memenuhi unsur untuk disebut telah menjabat 2 periode.

“Tetapi, apabila Plt Kepala daerah telah menjabat selama atau lebih dari 2,5 tahun, masa jabatannya terhitung 1 periode, dan kemudian menjabat kembali sebagai Kepala Daerah selama 1 periode penuh, maka jabatannya terhitung 2 periode, dan kepala Daerah tersebut tidak boleh maju untuk mencalonkan lagi.

“Untuk Jabatan Plt di bawah 2,5 tahun tidak dihitung, dan yang terhitung masa jabatan defenitifnya pada periode pertama. Maka Plt tersebut boleh maju untuk mencalonkan Kepala Daerah sesuai UU No 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala Daerah, bahwa jabatan kepala daerah dapat mencalonkan diri kembali hanya 2 kali pada jabatan yang sama”, ujar Batara Manurung SPd.

Seperti diketahui, salahsatu kepala daerah yang mendapat sorotan terkait hal ini adalah Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin. Berdasarkan catatan, Eldin, yang sebelumnya Wakil Walikota dilantik sebagai Walikota Medan menggantikan Drs Rahudman Harahap yang terjerat kasus hukum, pada tanggal 18 Juni 2014.

Rahudman dan Eldin merupakan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Medan periode 2010-2015. Pasangan ini dilantik pada tanggal 26 Juni 2010.

Advertisements
Baca Juga:  Update! PDP Corona Meninggal di Rumah Sakit Madani Medan