Pertama Kali, Pemkab Deli Serdang Meraih WTP dari BPK Perwakilan Sumut

0
167
Pertama Kali, Pemkab Deli Serdang Meraih WTP dari BPK Perwakilan Sumut
|DUTAMEDAN.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018.
Ini merupakan raihan pertama yang didapatkan Pemkab Deli Serdang. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD itu diserahkan Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara, VM Ambar Wahyuni dan diterima Bupati, H Ashari Tambunan bersama Ketua DPRD Deli Serdang, Ricky Prandana Nasution SE di Aula Kantor BPK Perwakilan Sumut, di Medan, Selasa (07/05/2019).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Deli Serdang, Drs Haris Binar Ginting mengatakan Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini lantaran hasil penilaiannya lebih baik dari waktu sebelumnya dimana Deliserdang hanya meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Diharapkannya, apa yang didapat ini bisa terus ditingkatkan atau dipertahankan. “Dengan didapatnya opini WTP ini berartikan ada perubahan menuju kebaikan dalam rangka pengelolaan anggaran dan aset. Tahun lalu Deliserdang hanya dapat WDP. Makanya Pak Bupati tadi telah berpesan kepada para Pimpinan OPD hal ini harus terus ditingkatkan dan ditingkatkan,” ujar Haris.
Dia menambahkan para OPD telah diberi tugas bahwa dalam pengelolaan keuangan dapat tertib. Penggunaannya harus tetap dikontrol sehingga pemanfaatannya bisa tepat sasaran. Apa yang diraih ini dipinta oleh Bupati untuk menjadi motivasi kedepannya. “Kalau bisa opini WTP ini bisa kita dapat berturut-turut pesan Pak Bupati. Pengelolaan keuangan penggunaannya harus bisa efisien dan efektif juga. Kita bisa meraih ini karena kita juga terus tetap berkonsultasi pada BPK bagaimana cara yang terbaik. Selama inikan persoalan ada di aset,” ungkap Haris.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Deli Serdang, Drs Agus Ginting mengaku sangat puas dengan opini yang diberikan oleh BPK ini. Hal ini lantaran konsentrasinya untuk masalah ini sudah dia fokuskan sejak 8 bulan lalu. Disebutkannya, kalau saat ini pengelolaan keuangan Deliserdang sudah sesuai dengan standart akuntansi pemerintah. “Iya opini WTP ini baru pertama kali kita dapat. Tahun-tahun kemarin bisa WDP karena persoalan ada di aset. Dulu ada pengecualian karena masih penghitungan, penghitungan penyusutan, ada PBB belum divalidasi. Waktu validasi saja makan waktu selama dua tahun dan udah cair,” jelasnya.
Pemkab Deli Serdang pernah mendapat opini disclaimer dari BPK berulang kali. Hal itu dialami oleh Pemkab pada tahun 2009, 2010, 2011 dan 2013. Sementara pada tahun 2012 Pemkab pertama mendapatkan opini adverse (tidak wajar). Opini WDP baru bisa didapat Pemkab sejak tahun 2014 hingga 2017 setelah berulang kali Pemkab melakukan konsultasi ke BPK Perwakilan Sumut. (BS05)
Advertisements
Baca Juga:  Update! PDP Corona Meninggal di Rumah Sakit Madani Medan