Praktisi Hukum Tegaskan Usut Kasus Pengacaman Wartawan

DUTAMEDAN.COM – BELAWAN, Praktisi Hukum Sumatera Utara M Yasir Silitonga SH MH meminta Polres Belawan mengusut tuntas kasus pengacaman terhadap wartawan elektronik.
Sebab, tindakan pengancaman yang dilakukan oleh petugas keamanan PT Pelindo Cabang Belawan bernama Erwin kepada awak media elektronik, Suprapto dan keempat lainnya merupakan pelanggaran Hak Azasi Manusia.

Apalagi, awak media dalam menjalankan tugasnya telah dilindungi Undang-Undang Pers.
“Kita minta Kapolres Belawan segara bertindak tegas atas laporan tersebut dan mengusut tuntas,” tegas M Yasir Silitonga SH MH.

Dijelaskanya, pengancaman terhadap insan pers
merupakan pelanggaran Hak Azasi Manusia dan mengancam kebebasan demokrasi Indonesia.

“Oleh karena itu, Polres Belawan harus segera menidak lanjuti laporannya dan memproses hukum pelaku,” jelasnya.

Selain itu, Yasir menegaskan, pihak PT Pelindo Belawan harus pro aktif dalam menindak Satuan pengamanan (Satpam) yang tidak memiliki etika dalam melaksanakan tugas pokoknya dalam melakukan pengamanan.

“Sekali lagi kita tegaskan kepada Direksi PT Pelindo Belawan untuk memberikan bimbingan terhadap petugas keamanan tersebut. Sehingga satuan pengamanan dapat terdidik untuk menjalankan tugasnya,” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra yang dikofirmasi perihal laporan pengancaman wartawan hanya berkomentar singkat.

“PT Pelindo Cabang Belawan sudah kita lakukan pemanggilan untuk pemeriksaan,” katanya (Git)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.