Hadiri Pensi di SMP Katholik Budi Dharma Balige, Bupati Tobasa: Pintar di Sekolah Saja Tak Cukup

0
225
Hadiri Pensi di SMP Katholik Budi Dharma Balige, Bupati Tobasa: Pintar di Sekolah Saja Tak Cukup
DUTAMEDAN.COM – Bupati Toba Samosir (Tobasa) Ir Darwin Siagian mengapresiasi pentas seni (Pensi) siswa SMP Budhi Dharma Balige. Menurut Bupati, Pensi ini menandakan bahwa sekolah mendukung bakat yang dimiliki siswanya.Apresiasi disampaikan Bupati saat hadir dalam acara Pensi di SMP Budhi Darma Balige, Sabtu (30/03/2019) kemarin.
Darwin mengungkapkan, pintar di sekolah tidak cukup tetapi harus memiliki seni, seraya mengapresiasi paduan suara, sebagai bukti adanya keseimbangan hidup, IQ, etika dan estetika. Bupati juga memuji salah satu siswa yang bernama Aditia Situmorang yang memiliki IQ 147 dan mengundang ke Sigapiton Kecamatan Ajibata saat launcing Otorita Danau Toba pada 4 April 2019, untuk bertemu dengan para Menteri Kabinet Kerja, juga memuji Dikki Sibuea yang penampilannya luarbiasa membawakan acara tortor.
“Untuk pengadaan marching band akan diusulkan ditampung pada APBD tahun depan, begitupun dengan laboratorium bahasa. Saat ini di Desa Sigapiton telah dilaksanakan kursus bahasa inggris untuk para perangkat desa dan para orangtua dan masyarakat dalam rangka menyambut tamu asing, dan gurunya sengaja didatangkan dari Singapura,” terang Bupati seperti dilansir dari laman tobasamosirkab.go.id, Minggu (31/03/2019).
Tak hanya itu, Bupati juga memberi saran agar kepada Kadis Diknas Tobasa untuk melaksanakan festival olahraga Margala, yang biasa dilakukan saat terang bulan purnama. Festival itu, kata Bupati, merupakan salah satu bentuk dalam melakukan pelestarian budaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Parlinggoman Panjaitan mengungkapkan, acara pentas seni ini dilaksanakan setiap tahun dan dipertandingkan di tingkat provinsi dan nasional. Dalam acara ini, dia berharap untuk memakai produk lokal seperti Mandar Balige. Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah membagikan Mandar Balige ke SD Khatolik sebanyak 30 lembar, dan meminta dukungan sekolah untuk memakai produk lokal.
Kepala SMP Khatolik Budhi Dharma Balige, Fr Norbertus Banusu CMM SPd menambahkan, dalam pendidikan di sekolah, pihaknya tidak hanya mengedepankan aspek kognitif, tapi juga aspek psikomotorik, afektif dan estetika kepada para siswanya.”Seni itu sangat dibutuhkan kedepan untuk penyempurnaan kemampuan kognitifnya,” pungkasnya.(BS09)
Advertisements