Dharma Wanita KBRI Dar esSalaam Jadi Tuan Rumah Gathering DSG dan Asian Mamas di Tanzania

DUTAMEDAN.COM – Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Dar esSalaam menjadi tuan rumah pertemuan bulanan Diplomatic Spouse Group (DSG) dan Komunitas Asian Mamas di Wisma RI di Dar es Salaam, Negara Tanzania, benua Afrika Timur pada Rabu (13/03/2019). Sebanyak 54 anggota DSG dan Asian Mamas menghadiri gathering tersebut dan menikmati waktu bersama Ibu Duta Besar RI Rospinde Pardede, serta ibu pejabat jajaran.

Dalam sambutannya, Ibu Duta Besar RI Rospinde Pardede mengatakan organisasi DWP dan Kedubes RI Dar es Salaam telah menyiapkan sejumlah agenda bagi para tamu agar dapat merasakan keramahtamahan khas Indonesia. Didampingi Joan Radina Setiawan, sebagai bagian dari promosi dan pertukaran budaya, Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Dar es Salaam, beliau menyampaikan presentasi singkat terkait destinasi wisata di Indonesia, khususnya 10 Destinasi Prioritas Baru. “Destinasi ini merupakan program Pemerintah RI untuk memperomosikan 10 destinasi wisata lain yang tengah mendapatkan percepatan pembangunan agar bisa menjadi tujuan wisata ‘Bali baru,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (14/03/2019).

Para peserta sangat antusias mengikuti presentasi setelah mengetahui bahwa ada banyak tempat lain selain Bali di Indonesia yang dapat dikunjungi, serta mempertimbangkan tempat-tempat tersebut untuk menjadi tujuan liburan mereka selanjutnya. Selain presentasi, juga dilakukan demonstrasi memasak masakan Indonesia bagi para peserta, yaitu gado-gado dan kue mata, serta demonstrasi merangkai bunga oleh salah satu masyarakat Indonesia. Para peserta tampak menyukai makanan yang didemonstrasikan dan meminta resep detail.

“Beberapa peserta secara khusus menyukai gado-gado karena dapat menjadi alternative makanan yang lezat bagi para vegetarian atau bagi yang tengah menjalani program diet. Selain itu sejumlah peserta juga meminta agar bisa mendapatkan tempe, makanan Indonesia yang tengah meningkat popularitasnya bagi para vegetarian dunia,” jelas Rospinde Pardede.

Kegiatan ini ditutup dengan makan siang dengan makanan khas Indonesia yang telah disiapkan, antara lain rendang, sate ayam, ikan bumbu kuning, dan sejumlah camilan seperti kue lumpur dan kue mata. (Rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.