DUTAMEDAN.COM – Pematang Siantar, Komunitas Mata Demokrasi (KOMADEM) gelar diskusi panel di Siantar Hotel, 06 Februari 2019 dengan Topik: Bahaya Informasi Hoax Bagi Pertumbuhan Demokrasi Indonesia.

Dengan Narasumber, Raja Juli Antoni, Ph.D (Sekretaris Jendral Partai Solidaritas Indonesia), Robert Tua Siregar, Ph.D (Dosen STIE Sultan Agung), Jerry Sumampouw (Koordinator Komite Pemilih Indonesia), Pdt. Saut Hamonangan Sirait, M.Th (Pendeta HKBP).

“Informasi Hoax ini bahaya bagi bangsa kita, karena semua tersebar dimedia sosial. Hoax jelas menjadi bahaya bagi kita, karena bisa merusak tatanan bangsa kita, apalagi jika Hoax dikomsumsi untuk merebut kekuasaan, dengan kondisi Hoax pemilih semakin tidak merdeka, seakan dikontrol oleh tempelan-tempelan yang meresahkan, tidak bebas berekspresi” Ujar Jerry Sumampouw

Raja Juli Antoni, Ph.D mengapresiasi kegiatan Komunitas Mata Demokrasi, karena ia menilai diskusi berjalan dengan menarik dan seru.

“Masih banyak para politisi yang memilih untuk jalan yang mudah dan taktis, dan ini yang akan membuat masih banyak yang menggunakan issu agama dan menyebarkan berita hoax untuk merebut kekuasaan di Indonesia, ini yang membahayakan masa depan bangsa kita, persoalan hoax ini merupakan dinamika bangsa yang serius, Hoax juga sengaja diproduksi dengan tujuan yang buruk dan mengancam bangsa kita” Terang Raja Sekjend PSI.

Robert Tua Siregar, Ph.D “Kita membutuhkan data dan fakta agar menemukan kebenaran yang sesungguhnya, supaya tidak terjebak dengan infomasi hoax, perlu dilakukan education agar masyarakat dalam memahami dengan benar bagaimana menganalisis sebuah informasi dengan benar” tegas Robert dosen STIE Sultan Agung.

“Data itu harus diolah agar menjadi infomasi yang baik, kita harus memiliki kesadaran yang penuh tentang pentingnya infomasi yang benar, sehingga dengan kesadaran tersebut makan secara tidak langsung kita sudah memerangi berita hoax” Komentar Saut Sirait.

Alfredo Pance Saragih selaku moderator menyampaikan “Kita bangga atas kehadiran peserta hari ini, kita mencapai 120 orang diruangan ini, kita berharap seluruh hasil diskusi ini dapat kita implementasikan didalam kehidupan kita masing-masing” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.