DUTAMEDAN.COM – Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku tak bisa berbuat banyak untuk pembangunan Sumatera Utara pada 2019.

Pembukaan Kopi Medan diapresiasi oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi didampingi Presiden Direktur Hotel Danau Toba Johny Pardede, Edy menggunting pita sebagai tanda dibukanya Kopi Medan, Selasa (19/2/2019) – Foto: tribun-medan.com

Hal ini disebutkan mantan Pangkostrad itu dalam rapat tertutup yang diunggah akun YouTube Humas Sumut.

Edy berbicara dengan pengeras suara dengan menggunakan kemeja putih lengan panjang.

“Uang APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) Sumatera Utara ini full untuk bayar utang. Jadi 2019 ini, untuk bayar utang dulu,” ucap Edy dalam rekaman video.

Tonton video lengkapnya di bawah ini;

Ayo subscribe channel YouTube WARTAGAS Klik Disini

Edy juga terdengar meminta maaf kepada warga Sumut.

“Kita tak bisa berbuat apa-apa, tapi jangan diulangi utang terus- utang terus. Bubar kita nanti,” tegasnya.

Ia juga memaparkan kenapa harus memprioritaskan pembayaran utang daripada penggunaan anggaran di sektor lain.

“Karena kata Guru Ngaji saya, utang harus dibayar duluan Ed (Edy Rahmayadi). Begitulah dari kecil saya diajarkan. Karena kau besok mati, kau sudah tak punya utang,” ungkap Edy Rahmayadi.

“Untuk itu saya mohon maaf semuanya. 2019 saya tak terlalu bisa banyak berbuat,” tambahnya lagi.

Dari awal hingga akhir video Edy tak menjelaskan rinci utang Pemprov Sumut.

Berapa jumlah utang hingga kepada siapa pemerintah provinsi memiliki utang.

APBD 2019 Pemprov Sumut diketahui mencapai Rp 15 triliun, hingga saat ini Tribun Medan masih mencoba mewawancari Edy Rahmayadi terkait pembayaran utang ini

Sumber: tribun-medan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.