DPRDSU Usulkan Bangun Jalan Alternatif Hubungkan Jalan Pintu Air IV ke Karya Wisata

0
247
DPRDSU Usulkan Bangun Jalan Alternatif Hubungkan Jalan Pintu Air IV ke Karya Wisata

DUTAMEDAN.COM – Komisi D DPRD Sumut mengusulkan kepada Pemko Medan dan Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut untuk membangun jalan alternatif yang menghubungkan Jalan Pintu Air IV Kelurahan Kwala Bekala ke Jalan Karya Wisata Kecamata Medan Johor, guna mengatasi kemacetan dan antrian panjang kendaraan bermotor setiap harinya di Jalan Pintu Air IV.

Usulan itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Sumut yang membidangi perhubungan Baskami Ginting kepada wartawan, Minggu (17/2/2019) di Medan seusai berkeliling mengitari Jalan Pintu Air IV yang mengalami kerusakan yang sagat parah srta terjadinya kemacetan dan antrian panjang kendaraan bermotor dikarenakan  sempitnya jalan.

“Untuk mengatasi kemacetan panjang di Jalan Pintu Air IV Kelurahan Kuala Bekala, perlu dibangun jalan alternatif atau jalan yang menghubungkan ke Jalan Karya Wisata Medan Johor dengan menarik garis lurus menyeberang Sungai Babura hingga tembus ke Jalan AH Nasution (Asrama Haji), sebab Jalan Pintu Air IV ini sudah sangat sempit dan rusak berat,” ujar Baskami.

Sebab diketahui, tandas Ketua F-PDI Perjuangan ini, setiap harinya Jalan Pintu Air IV mulai dari persimpangan Kebun Binatang Medan sangat padat-merayap dan macet, sehingga banyak anak sekolah maupun masyarakat merasa resa dan terganggu, karena kerap terlambat sampai di sekolah maupun kantor.

Memang diakui Baskami yang juga Caleg DPRD Sumut dari Dapil Medan Johor ini, masyarakat Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor sudah berulang-kali menyampaikan keluhannya ke lembaga legislatif, terkait hancur-leburnya serta sempitnya Jalan Pintu Air IV mulai dari Jalan Luku hingga perbatasan Simalingkar B menuju Kebun Binatang.

“Masyarakat sangat berharap agar Pemko Medan memperioritaskan perbaikan dan pelebaran jalan tersebut, karena kondisinya selain sempit, juga rusak parah,  penuh dengan lubang-lubang yang membentuk kubangan saat terjadi hujan. Kondisi ini sangatlah membahayakan bagi para pengguna jalan, baik yang berjalan kaki maupun yang berkendaraan,” ujar Baskami.

Selain itu, tambahnya, akibat sempitnya jalan, setiap hari terjadi kemacetan atau antrian panjang kendaraan bermotor, sehingga banyak anak sekolah maupun masyarakat yang berangkat kerja jadi terlambat, sehingga pelebaran jalan perlu disegerakan.

“Kita berharap Pemko Medan agar memprioritaskan perbaikan serta pelebaran jalan yang saat ini sangat padat arus-lalu lintas tesebut sekaligus membangun jalan alternatif menghubungkan ke Jalan Karya Wisata,” ujar Baskami seraya meminta Wali Kota Medan dapat mengalokasikan dana perbaikannya di P-APBD Kota Medan TA 2019.(BS03)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1725474671013561’,
xfbml : true,
version : ‘v2.4’
});
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

Advertisements