Wiranto Intruksikan Panglima TNI-Kapolri Tangkap Kelompok KKB Habis-habisan

0
112
Wiranto Intruksikan Panglima TNI-Kapolri Tangkap Kelompok KKB Habis-habisan

Istimewa
DUTAMEDAN.COM -PAPUA | Menko Pulhukam Wiranto mengutuk keras aksi lembunuhan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap puluhan pekerja diipembangunan Jembatan di Distrik Yigi, Kab.Nduga, Papua.
Bahkan, Wiranto mengintruksikan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto – Kapolri Jendral Tito Karnavian untuk mengejar dan menangkap semua pelaku habis-habisan.
“Saya kira itu sesuatu aksi yang sangat biadab. Karena ini teman-teman kita sedang membangun infranstruktur, membangun jembatan untuk kesejahtraan masyarakat. Artinya apa? Artinya mereka sudah berbakti untuk berjuang untuk jebaikan Papua,” kata Wiranto, Selasa (4/11/2018).
Wiranto gak habis pikir atas insiden pembunuhan tersebut. Sebab, menurutnya seluruh korban yang dibunuh KKB adalah orang-orang yang berjasa memajukan wikayah Timur Indonesia.
Atas insiden tersebut, mantan Panglima ini mrngintruksukan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian untum segera mencari dan mengejar kelompok KKB tersebut hingga habis-habisan.
“Saya sudah bicara dengan Panglima TNI dan Kapolri untuk segera mengejar kelompok KKB secara habis-habisan.Supaya apa ? Supaya tak terulang lagi. Ya habis-habisan sampai ketemu,” ungkap Wiranto.
Menurutnya, penembakan yang dilajukan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) ini sudah jelas menakuyi masyarakat. Agar pembangunan insfranstruktur tidak berjalan dan mengganggu kepentingan masyarakat Papua sendiri,” paparnya.
Sebelumnya, sejumlah pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua, tepatnya di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, dinyatakan hilang. Polda Papua menyatakan para pekerja tersebut dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. (bsr)
sumber : liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.