DUTAMEDAN.COM –

Sudah sepekan lebih, namun bantuan insentif guru honorer sekolah negeri di Medan sebesar Rp15 miliar belum juga dicairkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Medan.

Padahal, sebelumnya dijanjikan insentif dengan besaran Rp600 ribu perbulan untuk 1.962 guru akan dicairkan terhitung 15 Desember.

“Belum ada masuk ke rekening saya sampai sekarang. Begitu juga guru-guru lainnya, dan sudah saya tanyakan. Padahal, mereka (Disdik) Medan sudah janji segera mencairkan,” ungkap Ketua Forum Guru Honorer Medan, Fahrul yang dihubungi, Rabu (26/12/2018).

Fahrul menyatakan, Disdik Medan jangan hanya obral janji saja. Kalau memang belum bisa dicairkan, mohon disampaikan secara terbuka kepada guru-guru honorer. “Kami sudah berharap, apalagi ada guru yang merayakan Natal dan Tahun Baru,” ketusnya.

Ia menyebutkan, Disdik Medan tetap bersikeras pencairan insentif itu hanya untuk 6 bulan semester kedua 2018. Alasannya, pada semester pertama telah diberikan walaupun jumlah yang diberikan lebih kecil yaitu Rp250 ribu perbulan. “Disdik hanya mencari-cari alasan saja, padahal yang Rp250 ribu itu merupakan tunjangan fungsional (tufu) dan setahu kami dananya dari APBN. Jadi, dari judulnya saja sudah berbeda antara tufu dan insentif tapi dianggap sama, apa ini sebenarnya,” sebut Fahrul.

Sementara, Pelaksana Teknis (Plt) Kepala Disdik Medan, Ramlan Tarigan mengakui memang saat ini belum dicairkan karena masih dalam proses pendataan. Akan tetapi, sekarang sudah tuntas dan tinggal dikirim ke rekening masing-masing.

“Sudah saya teken (tanda tangani), tinggal ditransfer aja ke rekening. Paling tidak, dalam minggu ini sudah bisa diambil,” ujarnya saat dihubungi. (fir/pojoksumut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.