Kapis Inafis Bareskrim Polri menunjukkan foto Jannatun Cintya Dewi dalam konfrensi persnya. (istimewa)
DUTAMEDAN.COM -JAKARTA | Melalui sidik jari tangan kanan, Tim Infis berhasil mengidentifikasi satu orang korban Lion Air JT-610 atas nama Jannatun Cintya Dewi.
Kapus Inafis Bareskrim Polri, Brigjen Pol Hudi Suryanto mengatakan, dari 24 kantong janazah yang diterim RS Polri Sukanto, salah satunya adalah bagian tubuh (tangan) kanan korba lengkap dengan lima jari korban.
Dari bagian tubuh itu, tim inafis kemudian mencocokkan sidik jari korban dengan alat yang terhubung database e-KTP. “Setekahbkita hububgkan muncul identitasnya atas nana Jannatun Cintya Dewi.
Untuk meyakinkan lebih lanjutnya, tim inafis kemudian membandingkan seluruhlima sidik jari tangan kanan dengan menggunakan format AK23.
Bukan hanya itu, tim inafis juga sudah bertemu dengan pihak keluarga. Dan pihak keluarga juga sudah meyakinkan jika mayat itu adalah keluarganya atas nama Jannatun Cintya Dewi, lahir di Sidoarjo 12 September 1994, perempuan, Islam, alamat Dusun Prumpon RT 1 RW 1 Sukodono, Jawa Timur, status belum menikah.
“Data ini juga didukung dari data Kartu Keluarga (KK). Korban anak ketiga dari perkawinan ibu Surtiyem dan bapak Bambang Supriadi, ” jelas Hudi. (bsr)
Sumber : Liputan6.com
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.