Di Prapidkan PT OJN
Suasana sidang praperadilan PT Olivia Jaya Nusantara di Pengadilan Negri Medan, Selasa (6/11/2018).
DUTAMEDAN.COM -PN MEDAN | terkait penangkapan tiga karyawan PT Olivia Jaya Nusantara (OJN) yang dilakukan Polsek Sunggal, PT Olivia Jaya Nusantara memprapidkan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi beserta pejabat tinggi lainnya.
Ketiga karyawan PT Olivia Jaya Nusantara (OJN) yang ditangkap masing-masing Amrin Hutagalung (30), Alvin Hutagalung (25), keduanya warga Jalan Binjai KM 12, Desa Pembangunan Gang Mangga, Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Dan Oskar Bungaran M Harianja (53) warga Jalan Bunga Turi I Blok B5, Desa Simalingkar A.
Dalam sidang praperadilan pertama yang dipimpin hakim tunggal Tengku Oyong SH MH dan Panitera Hj. Nahlah SH di Pengadilan Negri (PN) Medan, terlihat pihak pemohon PT Olivia Jaya Nusantara menghadiri sidang praperadilan, sementara pihak termohon Polsek Sunggal tidak tampak satu orang pun hadir dalam persidangan, Selasa (6/11/2018).
Walaupun sudah diundur waktunya hingga pukul 13.30 wib, pihak termohon yakni Polsek Sunggal tak juga menghadiri sidang praperadilan di Pengadilan Negri Medan.
“Tidak ada kewajiban kita untuk menunggu kedatangan pihak termohon, untuk itu kita langsung saja memulai persidangan ini,” kata Hakim Tengku Oyong SH, MH sebelum membuka persidangan.

Sidang perdana ini mengagendakan pengumpulan bukti-bukti dari pihak pemohon.
Setelah memeriksa bukti-bukti yang telah diajukan pemohon, hakim tunggaL Tengku Oyong SH, MH menutup sidang siang itu.
“Ada pertanyaan lagi? Kalau tidak, sidang ini saya tutup dan dilanjutkan pada Senin (12/11/2018) mendatang. Sidang kedua nanti akan kita meminta jawaban dari pihak termohon (Polsek Sunggal),” ujarnya.
Sementara, Direktur PT Olivia Jaya Nusantara, D Martin Siahaan ST mengku kecewa dan menyesalkan sikap Polsek Sunggal yang tidak hadir dalam persidangan perdana praperadilan.
“Saya kecewa sekali dan menyesalkan atas sikap Polsek Sunggal yang tidak hadir dalam sidang perdana praperadilan,” kata D Martin dengan wajah kecewa.
Sementara, Panitera Hj. Nahlah SH saat ditemui di luar sidang enggan memberikan keterangan terkait kasus praperadilan tersebut.

“Saya tidak tahu, untuk pastinya langsung aja ke humas,” ucap Nahlah sambil berjalan.

Sementara, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi Sik saat dikonfirmasi terkait tidak hadirannya dalam sidang perdana praperadilan tersebut enggan memberikan keterangan. (rul)
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.