Ket foto :Usai Upacara, Kapolsek dan Guru foto bersama .

TANAH KARO – Kapolsek Berastagi, Kompol. Aron Siahan mengingatkan Kepada seluruh pelajar yang masih duduk dibangku sekolah agar menjauhi Narkoba dan tidak terlibat terhadap Kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain.

Hal ini dikatakan Kompol. Aron Siahan, saat menjadi Pembina upacara di sekolah SMA Negeri 1 Berastagi, Senin (8/10/2018). Kepada seluruh peserta upacara disampaikannya, agar siswa lebih aktif dalam mecapai suatu cita-cita dan kesuksesan untuk meraih masa depan yang cemerlang

“Jadi siswa harus lebih aktif untuk meraih masa depannya yang lebih baik dan cemerlang. Kuncinya jauhi Narkoba serta hindari Kenakalan remaja,karena semua itu yang dirugikan adalah diri kita sendiri, “Jelasnya.

Lanjut Aron, Pelajar harus ikut bersama sama untuk memerangi perderan Narkoba. Karena barang haram ini mengancam masa depan generasi muda bangsa, sementara generasi itu adalah penerus pembangunan bangsa kedepannya.

“Kalau diri sendiri saja tidak bisa dijaga, bagaimana mungkin bangsa yang besar ini bisa dijaga..?, “imbuhnya

Diutarakan Kapolsek lebih lanjut, bahwasanya para bandar dan pengedar Narkoba kerap berwujud menjadi sosok pahlawan serta terkesan berbaik hati untuk mehilangkan rasa curiga orang orang terdekat atau masyarakat sekitarnya.

” Hati-hati terhadap orang yang tiba-tiba baik dan selalu berwujud menjadi pahlawan. Dan bukan berarti kita hindari orang orang baik, karena orang baik belum tentu benar benar berniat baik,dari itu tetaplah kita waspada, “Pungkas pria berpangkat Kompol itu.

Kepala SMA Negeri 1 Berastagi, Alberto Colia, MPd, pihaknya mewakili keluarga besar SMA Negeri 1 Berastagi, sangat berterima kasih atas waktu Kapolsek Berastagi untuk memberikan motivasi juga semangat terhadap anak anak didik disekolah tersebut.

“Kita berterima kasih atas motivasi yang sudah disampaikan kepada anak peserta, kita berharap siswa siswi disekolah ini jauh dari bahaya Narkoba juga kenakalan remaja. Selain itu juga, peserta didik, setiap paginya kita berikan santapan rohani sebelum proses belajar mengajar, mungkin itu salah satu cara kita untuk menyadarkan mereka, “jelas Colia.

Adapun peserta yang ikut dalam upacara bendera itu, para Guru, Pegawai dan Ribuan siswa siswi kelas X, XI dan XII SMA Negeri 1 Berastagi. (Dasa)https://apis.google.com/js/platform.js

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.