Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Ketua Bhayangkari Ibu Evi Agus Andrianto. (istimewa)
DUTAMEDAN.COM -SUMUT | Disela-acara penanaman 280 ribu bibit mangrov, orang nomor satu dikepolisian Sumatera Utara ini mengaku takut jika bertemu arwah Firaun. Ketakutan itu dirasakan karena hingga saat ini, Firaun masih memberikan manfaat bagi manusia yang masih hidup.
“Buktinya, walau pun dia (Firaun) sudah tidak ada, tapi makamnya yang ada di Mesir sana masih saja dikunjungi,” kata Agus sambil tertawa kecil sembari mengajak masyarakat untuk berbuat baik.
“Hidup ini harus bisa memberikan kehidupan bagi orang lain. Karena kita hadir di dunia ini harus membuat yang terbaik kepada sesama,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto saat berada di Desa Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (15/10/2018).
“Kalau kita semua berbuat baik, maka bumi ini akan baik juga. Nafas dan tubuh kita ini milik sang pencipta (Allah). Jadi jangan takut untuk berbuat baik,,” katanya.
Mantan Wakapolda Sumut ini juga menyampaikan pesan kepada ribuan nelayan yang berada di Desa Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai agar jangan mudah diadudomba oleh siapapun yang ingin merusak kesatuan dan persatuan yang berujung kepada perpecahan.
“Perlu diingat, kita bukan kambing yang bisa diadu. Kita manusia yang harus saling mengisi dan berikan yang terbaik. Saya wakafkan jabatan saya sebagai Kapolda Sumut untuk masyarakat Sumut,” katanya.
Sambungnya, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tidak gampang dipecah belah, karena NKRI ini harus dijaga. Ke depan, kata Kapolda, Sumut akan melaksanakan pemilihan presiden dan anggota legislatif, maka semua masyarakat harus menjaga kondusifitas, keamanan serta kesejukan. (*/bsr)
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.