Puluhan massa melakukan aksi di deoan Gedung DPRD Banten, Rabu (3/10/2018)

DUTAMEDAN.COM -BATEN | Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Barudak Aktivis Banten (ABAB) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Banten. Curug, Kota Serang, Rabu (3/10/2018).
Selain bentuk refleksi menjelang HUT Ke 18 Provinsi Banten. Massa yang tergabung dari 20 ormas dan LSM itu menagih janji kepada pemerintah Provinsi Banten atas kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih 2017 – 2022, Wahidin Halim – Andhika Hazrumy.
Disampaikan, Febby Maulana selaku Koordinator Lapangan kegiatan mengatakan bahwa kepemimpinan Wahid Halim – Andhika tak sesuai dengan janji politik yang disampaikan saat kampanyenya mencalonkan Gubernur dan Wakil Gubernur.
“Sudah proses berjalan 1 tahun 4 bulan memimpin, namun masyarakat Banten belum bisa merasakan sesuai dengan harapan mereka,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan Febby, DPRD Banten agar segera merespon kinerja pemerintah.
“Agar masyarakat Banten tidak selalu dibingungkan dengan pernyataan-ekspresi yang bertolak dengan fakta,” pungkasnya.
Massa Aliansi secara khusus memperkuat DPRD Provinsi Banten untuk melakukan interpelasi terhadap visi dan misisi kinerja dan prilaku Gubernur dan Wakil Gubernur Banten antara lain:

1. Pengobatan Gratis hanya menggunakan KTP
2. Pendidikan Gratis
3. Pelaksanaan PPDB Online
4. Reformasi Birokrasi
5. Kinerja Pemprov Banten
6. Sikap kepemimpinan daerah yg jadi sorotan masyarakat.
Bahkan, hingga saat ini, janji kampanye Wahid Halim-Andika belum juga terwujudkan soal pengobatan gratis pakai KTP.
“Pengobatan gratis hanya KTP yang dinanti masyarakat Banten hanya janji palsu,” kata Febi.
Selain itu pendidikan gratis yang sudah berjalan di Provinsi Banten hanya untuk sebagian masyarakat Banten saja, karena sekitar 40 persen siswa miskin tidak bisa bersekolah di SMA/SMK negeri.
“Gratis bagi yang mampu bayar, tapi bayar bagi siswa miskin,” ujarnya.
Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah pun akhirnya mau menemui massa yang mulai memanas dan mempersilahkan untuk memasuki ruangannya.
“Saya sepakat dengan desakan kawan-kawan untuk melakukan interpelasi. Dan saya berjanji akan membawa petisi kawan-kawan ke rapat pimpinan,” pungkas Asep.
Sementara, Erwin Teguh selaku koordinator aksi mengatakan akan membawa massa yang lebih banyaj lagi jika aspirasi dari kawan-kawan lembaga tidak tanggapi,” tegas Erwin. (rel/bsr)
sumber : globallombok. com

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.