Terdakwa.

P.Siantar | Metropublik.com – Suryadi (39) dan Al Fahmi (47), dua terdakwa pencuri uang sebesar 350 juta, dengan modus kempes ban divonis 2 tahun penjara. Meski putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut keduanya 3 tahun kurungan. Kedua terdakwa langsung terima dengan putusan tersebut.

Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Senin (22/10/2018). Majelis hakim menyatakan kedua terdakwa bersalah dan melanggar pasal 363 KUHpidana tentang pencurian.

“Kedua terdakwa secara sah terbukti melakukan pencurian dengan pemberatan dan keduanya dihukum masing-masing 2 tahun penjara,” ujar Hakim Ketua Risbarita Simorangkir saat membacakan vonis.

Menurutnya hal yang memberatkan, kedua terdakwa telah merugikan Koperasi Pegawai Negeri Sari Jaya dan kedua terdakwa sudah pernah di hukum. Sementara hal yang meringkan, kedua terdakwa mengaku bersalah dan menyesali perbuatan nya, kedua terdakwa mempunyai tanggungan keluarga.

Usai hakim membacakan vonis ini, sontak kedua terdakwa menerima putusan tersebut. “Kami terima buk hakim,” ujar keduanya.

Kemudian Terlihat dua petugas pengadilan membawa kembali kedua terdakwa ke sel tahanan.

Sebelumnya, Dua terdakwa Suryadi (39) warga jalan sersan Amir LK 1, Kelurahan Mangan Jaya, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogen komering ilir Sumatera Selatan dan Al Fahmi (47) warga jalan Talang Andong, Kecamatan Banyu Asin, Kota Palembang Sumatera Selatan dituntut 3 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Rahmah Hayati Sinaga.

Mereka terlilit kasus lantaran mencuri uang Rp.350 juta dari dalam mobil dengan keadaan kempes ban, di jalan parapat, kelurahan tong marimbun, Kota Pematangsiantar pada 12 Februari 2018 lalu.

Uang Rp.350 ribu itu milik Koperasi Pegawai Negeri Sari Jaya, baru di ambil dari bank mandiri oleh korban Riduan Naenggolan. (Rizal Siregar).
https://apis.google.com/js/platform.js

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.