Korban Diboyong Ke RS.

Lampung Timur | MetroPublik.com – Kejadian yang tidak mengenakan kembali terjadi,seorang warga Desa Kedaton II, Kecamatan Batanghari Nuban,Kabupaten Lampung Timur, di temukan meregang nyawa di persawahan di tempat ia bekerja, Minggu (21/10) sekira pukul 10.00 Wib.

Ialah Ruslan (50) yang bekerja mencari nafkah untuk keluarga nya, kepergiannya menyisakan luka yang mendalam untuk keluarga nya.Korban meninggalkan 3 (Tiga) orang anak dan 1 (Satu) orang istri.

Djiman Seorang tokoh masyarakat Desa Kedaton II mengatakan kepada MetroPublik.com saat di temui di tengah tengah kerumunan warga sangat turut prihatin atas kejadian yang menimpa Bapak Ruslan, diri nya pun meninggalkan kesan yang mendalam untuk seluruh warga desa, selain beliau Ramah, beliau juga merupakan tulang punggung keluarga.

“Saya turut prihatin dengan kejadian ini, Pak Ruslan merupakan tulang punggung keluarga, selain itu beliau sangat ramah dan peduli terhadap warga sekitar”. Ucap pria yang kerap di sapa Mbah Djiman tersebut.

Hal senada dikatakan warga yang lain Muhammad Imam Subakri mengatakan, kejadian itu bermula saat korban pergi kesawah untuk bekerja,namun warga melihat korban terkapar di tempat ia bekerja. Sontak warga langsung menghampirnya dan ditemukan tewas dengan mengalami patah kaki, kondisi perut terurai dengan usus keluar.

“Pada saat itu Poleng yang pertama kali melihat kejadian ini,yang hendak mengantarkan makan dan Rokok untuk korban,namun sesampainya di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) poleng melihat korban sudah bersimbah darah dan berada di bawah mesin Rotari. Sehingga Saksi menjerit dan meminta bantuan kepada warga yang ada di sekitar lokasi kejadian,”Papar Imam.

Hingga berita ini diturnkan dari Redaksi , pihak kepolisian belum berhasil dikonfirmasi dan zenajah korban langsung di boyong kerumah Rumah Sakit.(Denny)
https://apis.google.com/js/platform.js

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.