DUTAMEDAN.COM – MATARAM | Pasca transisi Rekonsiliasi Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Bumi Kabupaten/Kota Terdampak Prov. NTB, armada bantuan masih terus mengalir.

Kunjungan dengan berbagai motifasi juga meramaikan Kota Lombok. Bahkan, kedatangan para tamu luar daerah maupun manca negara seolah memberi motifasi para korban untuk kembali bangkit.

Kabupaten Lombok Utara yang baru berusia 10 tahun merupakan wilayah NTB dengan paparan gempa terparah hingga 100% infrastruktur dan rumah hunian warganya porak poranda.

Kerusakan dan korban jiwa yang ditimbulkan akibat gempa 7,0 SR pada 5 Agustus 2019 lalu sangat menyita perhatian publik sehingga memotifasi Kepala Pelaksana BPBD se Indonesia datang pula berkunjung ke NTB khususnya KLU yang dikoordinir langsung oleh Direktur Peralatan BNPB Pusat Bapak Rosihan.

Kedatangan rombongan tersebut diterima dengan hangat dikediaman Bupati KLU Dr.H.Najmul Ahyar SH MH, yang didampingi Drs.H.Suardi,SH, Sekda KLU dan H.Anang Matalata, Asisten l Bidag Pemerintahan KLU, Senin (18/9/2018) .

Dalam sambutannya mengatakan, Kehadiran para Kalak BPBD se- Indonesia di KLU sungguh berarti bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Kami terus berupaya memotifasi semangat masyarakat KLU bahwa musibah ini bukanlah cara Allah untuk menghentikan mimpi-mimpi besar kami, melainkan Allah akan menggantinya dengan mimpi yang lebih besar lagi. Sebagai bentuk dukungan moril ini adalah kedatangan para Kalak BPBD dari Sabang hingga Merauke ke KLU. Ikatan persaudaraan Merah Putih kita sungguh sangat kuat sehingga KLU didatangi juga oleh para Bupati, Gubernur, dan juga saudara kami yang lainnya yang merupakan para relawan dari berbagai unsur,” ucapnya.

Direktur Peralatan BNPB, Rosihan menyampaikan, kedatangannya beserta rombongan Kalak BPBD se-Indonesia memang direncanakan karena masih terkonsentrasinya seluruh kegiatan diNTB pasca gempa.

Kegiatan ini adalah gerakan kemanusiaan yang dikemas dalam sebuah rombongan Kalak dan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD dari 37 Provinsi se Indonesia. Beberapa diantara rombongan peserta sudah pernah datang mendampingi Gubernurnya masing masing, Rombongan tersebut akan meninjau hingga ujung utara KLU .

Disamping misi kemanusiaan dan silaturrohmi, peserta juga dapat memetik pembelajaran penanganan penanggulangan bencana gempa meskipun sudah pernah melaksanakannya dibeberapa tempat. Selain bantuan kemanusiaan rombongan peserta juga diharapkan dapat memberikan motifasi semangat bagi masyarakat dan Pemda KLU. (N3G)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.