Gelper BC Tidak Memiliki Izin, Masyarakat Kota Siantar Resah

0
281
Gelper BC Tidak Memiliki Izin, Masyarakat Kota Siantar Resah


P.Siantar – Sejumlah elemen masyarakat di Kota PematangSiantar, sangat resah dengan Arena gelanggang permainan (gelper) judi tembak ikan semakin marak di Siantar dan diyakini masyarakat sebagai bentuk perjudian yang terbuka. Pemerintah dan polisi dinilai tutup mata. Salah satunya Judi gelper BC yang terletak di Siantar Bisnis Canter (SBC) itu tidak memiliki Izin.

Kota Siantar sempat sepi pasca penutupan perjudian besar-besaran saat irjen Pol Paulus Waterpau menjabat sebagai Kapolda Sumut. Sejak saat itu berbagai jenis perjudian di siantar seluruhnya ditutup. Namun setahun terakhir, bentuk perjudian seperti dulu kembali marak.

Berbagai mesin judi seperti Gelper dengan modus tembak ikan dan tukar rokok bisa ditemui di sejumlah wilayah kota siantar, serta sejumlah ruko-ruko di tengah kota Siantar. Seperti Gelper King Zone di Bisnis Center (SBC) di Kelurahan Pahlawan, Sekarang Buka lagi dengan Nama Gelper BC. Menurut Kabid Perizinan kota Siantar Mardiana, Judi Gelper modus tembak ikan BC itu tidak mengantungi izin dari Pemkot Siantar.

“Arena Judi gelanggang permainan dengan modus tembak ikan BC, berlokasi di SBC itu, tidak memiliki izin dari pemkot Siantar,” Kata Mardiana ke metropublik.com melalui Via Whats App (WA) Sabtu, (01/9/2018).

Seperti diterangkan Salah satu warga, Berinisial Bud, menyebutkan Gelper BC itu bukan permainan untuk anak-anak, permainan itu orang dewasa yang memainkan, memang di dalam arena itu tidak ada pertukaran uang, bagi pemain yang menang Mendapat Rokok dan ditukakan dengan uang di depan Arena permainan.

“Gelper itu pemiliknya orang medan, modusnya permainan untuk anak-anak, Dipajang boneka-boneka di seteling. Tapi itu semua hanya kedok belaka, Faktanya orang dewasa semua yang bermain dan dengan bebas menukar koin yang digantikan dengan rokok, kemudian di uangkan bila mereka menang dalam perjudian itu . Penukaran uang dilakukan di luar ruko dari arena gelper itu digelar,” kata Bud, warga Setempat.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota siantar, ormas Islam dan sejumlah LSM sudah berulang kali protes. Belakangan ini sejumlah Masyarakat malah sudah berdemo di Mapolres Siantar yang menuntut agar seluruh bentuk perjudian di Siantar untuk segera ditutup.

“Tapi selalu saja Polres Siantar seolah tutup mata, bahkan gelper BC itu tidak mengantongi izin resmi dari Pemkot Siantar. Entah apa Alasan Polresta Siantar tidak bisa menutup perjudian tersebut,” kata warga lainnya disekitar lokasi, seorang wanita berumur paruh baya yang tidak mau disebutkan nama nya berinisial Jul.

Mereka menilai polisi pura-pura tidak tahu, Lanjut Jul mengatakan, Polisi pura-pura tidak tahu kalau gelper itu kini dijadikan ajang perjudian tingkat tinggi.

“Kami yakin polisi juga tahu kalau itu judi. Tapi mungkin karena sudah kongkalikong dengan pemilik bisnis judi tersebut, sehingga perjudian yang kini marak di Siantar adem ayem aja,” Kata Jul

Permintaan warga di sekitar lokasi, meminta kepada Kapolda Yang Baru menjabat Brigjen Pol. Drs. Agus Andrianto, Segera Menindak lanjuti keresahan Masyarakat dengan judi gelper tersebut.

“Kami, Minta kepada Walikota Siantar Bapak Efriansyah dan Kapolda Sumut Bapak Agus, Segera menindak lanjuti keresahan kami. Kami para istri dan anak kami menjadi terlantar, Para Suami kami menjadi malas bekerja,” Ujar Jul dengan wajah Sedih. (Team-Red)https://apis.google.com/js/platform.js



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.