Medan (SP) – Pasca dilakukan penimbunan/pengaspalan/perawatan oleh PT Tanjong Harapan. Tepatnya pada 25 Agustus 2018, kondisi Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas kembali berlubang (rusak) di seputaran jembatan Amplas atau sebelum jembatan layang (Flayover).

Pemandangan jalan kembali rusak pasca dilakukan perawatan terjadi pada Kamis (6/9/2018) sekira pukul 05:00 Wib. Dimana bekas tambalan hasil perawatan yang telah dilakukan pihak rekanan sudah kembali berlubang. Pada tambalan aspal, terlihat pihak rekanan menyisipkan beberapa potongan papan.

Salah satu pengemudi becak bermotor (betor) mengaku bernama Dani ketika dimintai tanggapannya perihal jalan yang kembali rusak mengatakan bahwa hal itu sangat membahayakan pengendara’masyarakat yang melintas.

“Kalau gak salah ini baru diperbaiki bang, tapi sudah rusak lagi. Sangat berbahaya lubang ini bang, kalau tidak diaspal, bisa-bisa jadi kecelakaan pengendara lain bang,” ujar Dani menjelaskan.

Sebagaimana diberitakan suaraperjuangan.com sebelumnya bahwa proyek raksasa (besar) yaitu pengaspalan Jalan Nasional, tepatnya Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan sudah mulai mengalami kerusakan. Meskipun proyek ini belum berjalan dua tahun.

Hal itu terlihat oleh wartawan dilokasi, tepatnya diseputaran jembatan sungai yang ada di Kecamatan Medan Amplas, atau tepat sebelum Jembatan Layang (Flayover) jalur Medan – Tanjung Morawa. Dimana lubang selebar sekitar 50 cm dan sedalam berkisar 2 meter menganga.

Pemandangan berbahaya itu terlihat pada Sabtu (25/8/2018) sekira pukul 22:45 Wib. Namun dikarenakan lubang yang menganga tersebut sangat membahayakan, kontraktor dari PT Tanjong Harapan langsung melakukan perbaikan.

Saat ditanya wartawan, mengapa belum ada dua tahun dilakukan pengaspalan tetapi kondisinya sudah rusak? Mendengar hal itu, pengawas pengerjaan yang enggan menyebutkan identitasnya ini mengaku bahwa PT Tanjong Harapan hanya melakukan perawatan.

“PT kita hanya perawatan, jika ada yang rusak, maka kita melakukan perawatan. Untuk lebih jelasnya, jumpai aja langsung ke PT Tanjong Harapan,” ujar pengawas lapangan.

Sebagaimana diketahui, bahwa proyek pengaspalan dan betonisasi dilakukan oleh
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara. Proyek ini dimulai berkisar pada Bulan April-Mei Tahun 2017. (tim)

Teks foto : kondisi jalan akan diperbaiki dan sudah rusak kembali

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.