Labuhanbatu (SP) – Penyaluran bantuan program non tunai program keluarga harapan (PKH) resmi di terima masyarakat Labuhanbatu dari kementrian sosial RI dan DPR-RI pada Ju’mat (31/8/2018) di aula asrama haji Aek tapa Rantauprapat.

Sebanyak 350 masyarakat dari dua kecamatan yakni Rantau Utara dan Rantau Selatan dan 10 orang anak berprestasi hadir guna menerima secara simbolis bantuan non tunai PKH tersebut.

Panitia pelaksana Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Labuhanbatu H Efendi Harahap dalam laporannya menyampaikan bahwa sumber dana berasal dari APBN Kemensos RI. Adapun acara ini bertujuan guna mempercepat penyaluran PKH yang harus terealisasi di bulan agustus 2018.

“Hari ini ada dua kecamatan sebagai perwakilan untuk menerima bantuan PKH ini, yaitu rantau Selatan dan rantau Utara sebanyak 350 orang penerima PKH dan 10 orang anak berprestasi, adapun jumlah keseluruhan penerima PKH sebagai labuhanbatu sebanyak 13,296 orang,” kata Kadinsos Labuhanbatu.

Plt Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT pada kesempatan tersebut mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan dan antusias anggota DPR-RI komisi 8 yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat labuhanbatu.

“Acara ini Adalah salah satu program nasional untuk menurunkan kesenjangan sosial dan kemiskinan yang ada di Labuhanbatu yang menurut saya sangat bagus dan membantu kinerja pemerintahan kabupaten labuhanbatu dalam mengentaskan kemiskinan di Labuhanbatu yang mana menurut ┬ábasis data terpadu bulan mei 2018 ada sekira 120,132 jiwa atau 29,964 KK masih dalam garis kemiskinan,” ucap Suhaimi.

“Andi suhaimi juga berharap kiranya dengan ketulusan dan hati besar kiranya Ustadz Iskan Qolba Lubis dalam hal ini anggota DPR-RI komisi 8 sebagai Mitra kementrian sosial kedepannya dapat terus memberikan perhatiannya kepada masyarakat Labuhanbatu,” tambahnya.

“Kepada masyarakat penerima PKH dapat memanfaatkan dari apa yang di terima dari program PKH ini, manfaatkanlah bantuan ini sesuai dengan kegunaannya, baik itu berupa sembako atau pun buku tabungan agar penyalurannya sesuai dan tepat sasaran,” harap Andi Suhaimi.

Sementara Anggota DPR-RI komisi 8 dalam pidatonya menyampaikan bahwa di tahun 2018 Anggaran kementrian sosial mencapai 36 triliun yang sebelumnya hanya 7 triliun yang menyebabkan Labuhanbatu tidak mendapatkan bantuan di 2017 lalu,

Dirinya juga berjanji akan terus berupaya meningkatkan anggaran untuk masyarakat penerima PKH, yang mana tahun ini para penerima PKH hanya mendapat 500 rb, insya Allah akan bertambah sebesar 1jt rupiah.

“Karena kita harus menurunkan jumlah kemiskinan hingga 15,5 juta di tahun berikutnya, dari itu di tahun 2017 saya berusaha meningkatkan jumlah penerima PKH di Labuhanbatu,” ucap ustadz Iskan Kolba Lubis.

Penyaluran bansos tersebut di hadiri Plt Bupati labuhanbatu, H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT, Anggota DPR-RI komisi 8 Ustadz Ishkan Kolba Lubis MA, Pimcab BRI Rantauprapat Adri Wirjawan Hasan, perwakilan kementrian sosial oleh sekjen Kemensos RI Drs, Asbullah SE.Msi, Sekda Labuhanbatu Ahmad Muflih SH, Kadis Sosial Labuhanbatu H.Efendi Harahap, Kadis Kominfo labuhanbatu H.M.Ihsan Harahap ST, dan beberapa OPD lainya.yang juga di hadiri Ratusan masyarakat penerima bantuan PKH.(hendro)

Teks foto : berfoto bersama

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.