Medan (SP) – Belum dua tahun, proyek raksasa (besar) yaitu pengaspalan Jalan Nasional, tepatnya Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan sudah mulai mengalami kerusakan.

Hal itu terlihat oleh wartawan dilokasi, tepatnya diseputaran jembatan sungai yang ada di Kecamatan Medan Amplas, atau tepat sebelum Jembatan Layang (Flayover) jalur Medan – Tanjung Morawa. Dimana lubang selebar sekitar 50 cm dan sedalam berkisar 2 meter menganga.

Pemandangan berbahaya itu terlihat pada Sabtu (25/8/2018) sekira pukul 22:45 Wib. Namun dikarenakan lubang yang menganga tersebut sangat membahayakan, kontraktor dari PT Tanjung Harapan langsung melakukan perbaikan.

Saat ditanya wartawan, mengapa belum ada dua tahun dilakukan pengaspalan tetapi kondisinya sudah rusak? Mendengar hal itu, pengawas pengerjaan yang enggan menyebutkan identitasnya ini mengaku bahwa PT Tanjung Harapan hanya melakukan perawatan.

“PT kita hanya perawatan, jika ada yang rusak, maka kita melakukan perawatan. Untuk lebih jelasnya, jumpai aja langsung ke PT Tanjung Harapan,” ujar pengawas lapangan.

Sebagaimana diketahui, bahwa proyek pengaspalan dan betonisasi dilakukan oleh
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara. Proyek ini dimulai berkisar pada Bulan April-Mei Tahun 2017. (reza)

Teks foto : Kondisi jalan yang berlubang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.