Medan (SP) – AMAN RI harus ikut serta memberantas peredaran gelap narkoba, ungkapan inilah yang diucapkan Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael saat menerima audiensi pengurus AMAN RI di ruang kerjanya pada hari Sabtu (11/8/18) siang.

Pada kesempatan audiensi AMAN RI selain memperkenalkan para pengurus, sekalian memaparkan rencana kegiatan Pawai Keliling yang direncanakan pada 17 Agustus 2018 ini.

Turut hadir pada audiensi ini antara lain, Hardy Cantry (SEGAN), Ir.Sugeng Wijaya (Ketum AMAN RI), Khairani Muchtar, Bernard Marpaung, Amsari, Kabid Binluh Narkoba S.Tua Hasibuan serta beberapa penggiat Anti Narkoba yang ada di AMAN RI yaitu Granat, Gian dan Segan.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael SIK menjelaskan bahwa Kota Medan merupakan jalur hijau bagi bandar narkoba dalam menyelundupkan narkotika jenis Sabu ini. sebab jumlah narkoba yang masuk ke Kota Medan setiap bulannya bisa mencapai ratusan kilo.

“Saat ini pihak kita (Satresnarkoba Polrestabes Medan) sudah menjalin kerjasama dengan BBN Negara Malaysia untuk meminimalisir peredaran narkoba antar kedua Negara, kita harapkan juga agar penggiat anti narkoba seperti Aman dan lainnya ikut turut memberantas peredaran gelap narkoba di Indonesia, Khususnya Kota Medan,” terang Kasatresnarkoba saat audiensi.

“Penanganan kasus narkoba tidak lagi menggunakan Yuridiksi wilayah hukum setiap Polsek yang ada, melainkan penanganannya secara global saat ini,” ungkap Kasatresnarkoba menutup perbincangan singkat saat audiensi.(amsari)

Teks foto : saat audiensi

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here