Karena istri sedang hamil tua, Abdul Saleh Saragih (37) tak tahu kemana menyalurkan libidonya. Alhasil, dua puteri tirinya menjadi pelampiasan nafsu warga Dusun V Tinurun, Desa Marubun, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai itu.

“Pelaku sudah kita amankan dan sudah kita tahan,” kata Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi Iptu J Nainggolan di Mapolres Tebingtinggi, Rabu (29/8).

Penangkapan berawal dari laporan ibu korban, Nurhaibah Saragih (31) pada 18 Agustus 2018. Dalam laporan Nurhaibah, tante korban, Rosmaida Purba (60) memberitahu kepada dirinya bahwa ASS kedua putrinya.

Sebut saja, Bunga (9) dan Mawar (7). Kedunya kerap dicabuli Abdul siang hari. “Dua anakmu ini sudah tidak betul lagi. Pengakuan mereka berdua, sudah dikerjain bapak tirinya. Ayo kita bawa ke bidan untuk diperiksa,” ujar Nurhaibah menirukan ucapan Rosmaida kepada penyidik.

Merasa tak percaya, Nurhaibah kemudian bertanya kepada kedua putrinya. Putrinya lalu mengamini dan menjelaskan perlakuan ayah tirinya kepada mereka.

Nurhaibah kemudian membuat laporan ke Mapolres Tebingtinggi. Minggu (19/8), pelaku ditangkap di rumahnya.

Kepada penyidik, Abdul mengaku heran dengan libidonya. Sebab, nafsunya begitu tinggi saat istrinya sedang hamil tua.

“Aku juga heran, kenapa setiap istriku hamil tua, birahi untuk melakukan perbuatan itu timbul kepada anak tiriku. Sekitar dua tahun lalu juga begitu, itulah yang kulakukan terhadap Bunga,” aku Abdul.

Pelaku mengaku menyesal telah melakukan tindakan asusila terhadap anak tirinya. Sebab, ia sudah menganggap keduanya sebagai anak kandung.(ian/ala)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.