Kanasiantar.com – Masa pacaran adalah masa-masa terindah dalam setiap kehidupan di masa muda, dimana pada saat itu juga remaja yang sedang dalam masa peralihan dari masa kanak-kanak menjadi dewasa pasti mengalami Pubertas apa itu pubertas, masa dimana seorang anak mengalami perubahan fisik, psikologi serta kematangan fungsi seksualnya. Biasanya masa ini dimulai pada anak  saat berusia 9-10 tahun dan berakhir di usia 15 – 17 tahun.

Dimasa itulah banyak anak-anak yang sedang dalam proses menuju dewasa mengalami banyak peristiwa seperti mulai menyukai teman lawan jenis nya, sehingga kita tidak perlu heran apabila ada anak berusia 9 – 12 tahun sudah memiliki pacar dan berani menunjukkan atau memamerkan kemesrahannya bersama pacarnya di media sosial atau secara langsung di hadapan teman-temannya bahkan dihadapan orang-orang dewasa lainnya. Sebab dimasa itu juga, setiap anak itu menganggap sama saja. Tidak seperti orang-orang yang sudah dewasa. Dimana sudah terbuka pikiran nya untuk membentuk sebuah pernikahan yang didasari oleh masa pacaran. Anak-anak itu mengikuti tren pacaran bukan untuk mencapai sebuah pernikahan namun sebagai ajang untuk merasakan tren gaya hidup di jamannya masing-masing.

Oh ia, maaf…
Penulis terlalu asik menyinggung pacaran anak-anak remaja tersebut, sehingga lupa dengan judul.
Hehehehehe…..

Kita kembali ke judul..
“Mencintaimu Dengan Syarat Menikahimu”, banyak diantara pembaca yang sudah merasakan manis dan pahitnya berpacaran, baik pacaran jarak dekat hingga pacaran jarak jauh yang sangat menguji kesetiaaan dan kesabaran. Namun dibalik itu semua akan diakhiri oleh sebuah pernikahan yang indah dimana para pengantin akan menjadi Raja dan Ratu pada hari pernikahan tersebut. Tentu hal itu merupakan salah satu moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap orang (termasuk penulis).

Untuk mencapai itu tentu kita harus terlebih dahulu untuk mampu menahan diri dan menguji kesabaran dan kesetiaan kita kepada pasangan kita walaupun jarak dengan pasangan kita jauh dan kemungkinan bertemu hanya sekali dalam setahun. Apabila kita sudah mampu menyelesaikan tantangan itu pasti pernikahan pun akan menjadi sangat indah dan sangat menyenangkan, tidak hanya pada masa pernikahan. Pada masa pasca pernikahan pun akan semakin harmonis dimana akan bertemunya sepasang orang yang saling menyayangi dan saling setia untuk hidup suka dan duka secara bersama-sama.
(Penulis jadi terharu)

Cukup terharunya, kita lanjut lagi..
Berbicara masa pacaran, setiap pasangan pasti akan mengalami masa-masa dimana muncul sebuah kejenuhan, baik yang berasal dari internal maupun dari eksternal. Hal itu tentu menjadi momok yang sangat menakutkan kepada seseorang yang sayang-sayangnya kepada pasangannya. Kenapa menjadi momok yang sangat menakutkan ? Soalnya takut diputuskan oleh pacar nya !
Ketakutan seperti itu sah-sah aja sih..
Namanya juga manusia !

Dalam berpacaran yang baik, perlu adanya saling pengertian kepada pasangannya, sabar dan setia. Ketika unsur ini adalah unsur yang sangat berperan penting dalam keberlangsungan masa pacaran kalian. Untuk mencapai pernikahan, tentu itu urusan Tuhan Yang Maha Kuasa.. Apakah hanya pacaran doang atau pacaran sampai ke pernikahan. Mudah-mudahan pacaran yang sampai ke pernikahanan. AMIN…

Maka oleh sebab itu, kepada para pria yang sedang memiliki pacar, yakinkan lah pacar mu bahwa kamu adalah sosok pria yang memang di idamkannya sebagai suami. Sebab kata suami itu bukanlah hal yang mudah dilakukan seperi mudah mengucapkan kata suami.Namun lebih kedalam sebuah tanggungjawab yang tidak akan ada habis-habisnya.

Maka cintai lah pacar mu, katakan kepada nya ” Aku Mencintaimu dengan Syarat Menikahimu”.

Terimakasih…

(function(d, s, id){var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.0”;fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.