Di suatu hari tepatnya di Kota Siantar, seoran pria bernama Casper pria berwajah pas-pasan dengan harapan akan memiliki pacar yang cantik dan baik sedang bersiap-siap hendak berangkat ke kampus di salah satu kampus ternama di Kota Siantar.
Dengan penuh semangat dia melangkah sambil bersiul-siul sambil berangan-angan.

Tepat dipersimpangan dia berhenti menunggu angkot, sekitar 10 menit angkot yang ditunggu tidak kunjung datang, Casper pun mulai jenuh dan bosan. Sambil berjalan dan sesekali melihat kebelakang berharap angkot yang ditunggunya akan segera datang. Sudah sekitar 12 Menit berjalan, Casper pun menggurutu dalam hati nya, “Ah… Sialan angkot ini, uda pada kaya kah semua supirnya. Malas-malas kali datang”. Untuk melampiaskan kekesalannya, Casper pun menendangkan kaleng minuman energi yang tergeletak di belakangnya. Tiba-tiba tak disangka, kaleng minuman tersebut mengenai wajah seorang anak SD yang hendak mau berangkat sekolah.

Karena terkejut, anak-anak itu pun merasa kesakitan dan menangis.
Melihat hal itu Casper yang merasa bersalah, namun tidak berani mendatangi si anak tersebut karena takut akan dilaporkan ke orang tua nya.

Seperti tidak mengetahui, Casper pun melanjutkan perjalanannya seolah-olah tidak mengetahui kejadian itu, padahal dia merupakan satu-satu nya pelaku.

Tidak jauh dari situ, datanglah angkot yang ditunggu-tunggunya, angkot tersebut diberhentikan, lalu naik dan duduk di bangku depan (dekat dengan supir) sambil menanyakan kepada sang supir, “Bang… Supir angkot sekarang uda kaya yah, semua ?”, supir angkot itu pun bingung, “Kenapa emangnya ?”.

Si Casper pun menjawab, “Ia bang… Uda hampir se jam aku nunggu angkot, tak datang-datang, aku jadi terlambat” (Dengan penuh kekesalan).

Dengan entengnya sang Supir menjawab, “Makanya kalau mau cepat datang angkot, jangan lama-lama kau bangun tidur. Jam segini ya, supir-supir itu yah uda berangkat semua ngantar penumpangnya,”.

Si Casper pun terdiam, dan bingung berbicara dalam hati (“Kok tau orang ini, aku lama-lama bangun tidur”).

Setelah itu sampailah di kampus nya, dan seperti biasa, kebiasaan menyapa teman-temannya yang lain pun dilakukannya.
“Selamat pagi bro……”

Casper merupakan Idola di kampusnya, bukan karena tampan atau pun cerdas tapi karena dia suka berbagi cerita humor dengan teman-temannya sehingga dia di kenal dengan sebutan si Pelawak di kampusnya.

Dengan penuh keyakinan, dia melangkah tangga demi tangga untuk menuju kelas nya, (maklum kelasnya berada di lantai atas).

Ketika membuka pintu, ternyata di dalam kelas lagi kosong, tidak ada satu orang pun di dalamnya, melihat itu Casper malah tertawa, dan berkata “Dasar mahasiswa-mahasiswa jam karet, jam segini belum ada yang datang ! Gimana negara ini mau maju kalau generasinya seperti ini semua !”.

Casper pun duduk dan menghidupkan laptopnya, dan membuka Youtube dan mencari video-video kesukaannya. Sejam berlangsung, datang lah teman-temanya semua ke dalam kelas tersebut.
Dan menanyakan kepada si Casper, ” lho kamu kok di sini ?, kirain kamu gak datang !”
“Lho aku udah dari sejam yang tadi nungguin kalian, disini. Kalian nya yang terlambat datang”, ujar Casper.

Sontak teman-temannya semua tertawa dan salah seorang mengatakan, “Tadi kami belajar di kelas sebelah, dan ujian”.

Casper pun bingung dan nyesal sambil menarik rambutnya serasa tidak percaya kalau dia lupa dengan semua informasi yang di sampaikan kepadanya.

(function(d, s, id){var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.0”;fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.