DUTAMEDAN.COM – Mau ngerasain es krim yang anti mainstream? Sobat Medan dapat datang ke Ice Chocopot yang satu ini barangkali dapat masuk kedalam menu kuliner tambahan kamu pada akhir pekan. Ice Chocopot di jual di kedai eskrim Ma­­_Daf yang berlokasi tidak jauh dari universitas Universitas Sumatera Utara tepatnya di kompleks perumahan Graha Tanjung Sari Blok. A-14 Pasar II Jalan Setia Budi.

Ice Chocopot ini memiliki keunikan dari es krim-es krim lain yang kebanyakan dijual. Keunikannya adalah es krim ini di menempatkan di di dalam sebuah pot kecil bersama atasan yang di beri topping menyerupai tanah dan di memberikan sejumput daun seolah-olah tersedia tanaman kecil berada di tengah-tengahnya.

Es Krim Cacing di MA_DAF Ice Chocopot Medan
Es Krim Cacing di MA_DAF Ice Chocopot Medan

Kedai ini sedia kan Ice Chocopot bersama berbagai macam rasa, di antaranya rasa vanilla, coklat, strawberry, durian, dan kacang merah. Topping yang di sedia kan termasuk berbagai macam seperti oreo dan milo yang digunakan sebagai tanahnya, agar-agar yang serupa seperti cacing dan juga chocochip sebagai tambahannya. Selain itu di di dalam satu porsi eskrim termasuk terdapat tambahan lainnya seperti potongan roti, dan nata de coco.

Harga yang di butuhkan untuk belanja es krim ini lumayan terjangkau, kami lumayan merogoh kocek sebesar 17 ribu rupiah untuk satu porsi es krim yang biasa dan 20 ribu untuk satu porsi es krim bersama berbagai macam topping. Tempat yang di memakai untuk berjualan tetap muncul simpel bersama kursi seadanya yang berjajar di depan rumah dan dua buah papan tulis yang memakai kapur untuk mencantumkan daftar menu yang di sediakan.

Baskoro dan Hanifa adalah pemilik sekaligus pencetus Ice Chocopot. Ide untuk mengakibatkan Ice Chocopot bermula selagi mereka berliburan bersama di Malaka. Mereka menyaksikan orang yang berjualan es krim bersama tampilan yang berbeda, bersama memakai pot sebagai area es krimnya dan tersedia tambahan seperti tanah di atas eskrim tersebut. Sehingga selagi mereka kembali dari liburan, mereka terinspirasi untuk mengakibatkan Ice Chocopot yang telah mereka cobalah di Malaka.

Es Krim Cacing di MA_DAF Ice Chocopot Medan
Es Krim Cacing di MA_DAF Ice Chocopot Medan

Tentang Ice Cream Ma_Daf

Hal yang membedakan Ice Chocopot yang mereka membuat bersama Ice Chocopot yang mereka cicipi di Malaka adalah adanya menambahkan cacing pada es krim tersebut. Es krim ini di namakan Ice Chocopot gara-gara kata Ice yang artinya es, Choco itu cokelat dan pot itu tempatnya. Es krim coklat yang memuat agar-agar cacing, roti, nata de coco, dan di taburi oreo merupakan menu andalan di kedai es krim Ma_Daf ini.

Baskoro dan Hanifa tidak menyangka es krim mereka akan banyak di beli padahal kedai ini tetap terbilang baru dan untuk mempromosikannya cuma melalui Instagram. Yang lebih mengejutkan Baskoro dan Hanifa memproleh keuntungan kotor sekitar dua juta rupiah dan bersihnya lebih tidak cukup satu setengah juta rupiah.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.