Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi

0
1480
Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi
Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi

DUTAMEDAN.COM – Mencari pasangan tentu tak semudah mencari sarapan di pagi hari. Butuh yang namanya keserasian dan tidak mampu main “sikat embat” begitu saja. Sebab pasangan kita akan menjadi faktor penting bagi kehidupan kita di masa depan. Mungkin anak muda kekinian tak akan pusing-pusing mencari pasangan. Dengan majunya teknologi ditambah nilai sosial seorang tuna asmara (jomblo) yang sangat rendah di lingkup pergaulan menjadikan “mencari pasangan (pacaran)” sebagai lifestyle yang sungkan untuk ditinggalkan.

Kini kebanyakan orang lebih bahagia untuk mencari pasangan secara pribadi, bersama bermacam langkah umpama PDKT, rayuan gombal, sampai dengan hanya bermodalkan motor keren. Itu sebabnya generasi millenial tidak mampu lagi merasakan sensasi mencari pasangan seperti zaman dulu yang sering memakai biro jodoh. Biro jodoh adalah orang/kelompok yang menjadi agen penghubung pada dua insan yang sama-sama sedang mencari pasangan. Banyak sebutan lain untuk biro jodoh ini terasa berasal dari Broker sampai Mak Comblang.

Sejatinya aktifitas perantara rasa cinta ini tidaklah sangat hilang ditelan bumi namun lebih tepatnya sedang dan tetap berevolusi. Mari kami simak pertumbuhan biro jodoh berasal dari masa ke masa.

Dongeng Siti Nurbaya

Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi
Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi

Pasti kita semua sadari kecil dulu “dicekoki” dongeng romantis tragis berasal dari percintaan Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri yang “ditikung” oleh Datuk Maringgih ini. Apakah cerita rakyat ini benar adanya sesuai realitas atau tidak namun yang terutama adalah dongeng ini menyiratkan bahwa zaman dahulu kecenderungan mencari pasangan lebih sering dilakukan melalui biro jodoh, dan biro jodoh paling dekat tentu saja orang tua. Kisah perjodohan oleh orang tua bukanlah tren eksklusif pada rakyat negeri ini saja, sayup-sayup kita tentu dulu mendengar baik mulai dari kisah legenda maupun melalui karya sineas  bahwa di negeri luar sana sering berjalan kisah perjodohan. Maka dari itu tersedia kisah yang menceritakan dua putra-putri keluarga bangsawan eropa yang udah dijodohkan sejak kecil demi melindungi nama baik keluarga.

Poin pentingnya perjodohan orang tua pada anaknya bukanlah suatu hal yang menembus batas hak asasi manusia selama tak tersedia unsur paksaan dan ancaman.

Merajai Gelombang Radio

Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi
Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi – suffolktimes.timesreview.com

Biro jodoh sempat menjadi tema rebutan bermacam channel-channel radio di masa 80-90an. Di kala itu radio yang memang masih menjadi gadget yang hits di kalangan anak muda, menjadi ajang persaingan acara radio yang bertema biro jodoh. Para pendengar setia pun banyak yang terpengaruh untuk mengirimkan biodata mereka ke radio favoritnya sambil meminta tersedia lawan jenis yang tertarik. Kegiatan memberikan pesan asmara atau hanya nitip salam melalui radio menjadi perihal yang trendy di masa itu. Masuk abad millenium, perlahan-lahan acara biro jodoh terasa merambah televisi namun kala itu biro jodoh masih di dalam bentuk iklan yang ujung-ujungnya melalui radio juga dan jam tayangnya pun terbatas hanya didalam kurun larut malam sampai dini hari.

Terlahir Kembali Dalam Bentuk Reality Show

Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi
Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi – applausestore.com

Seiring kala tren radio yang terasa tersingkirkan bersama munculnya “kotak ajaib” bernama Televisi, acara-acara yang dulu menjadi trademark radio pun ramai-ramai bermigrasi ke paltform video ini. Mulai dari acara berita, musik dan tentu saja anak emas, biro jodoh. Satu reality show biro jodoh yang tersohor adalah “Take Me Out” Terlepas dari suatu realitas atau hanya akting belaka namun acara ini berhasil menjamur di bermacam negara juga Indonesia. Reality Show yang menampilkan 30 wanita lajang yang memperebutkan 7 pria lajang ini mulanya tayang di Channel TV berlogo ikan terbang namun kala artikel ini ditulis acara berikut pindah ke channel TV punya Keluarga Bakrie.

Ok Google, “Adakah Jodoh Saya di Internet ?”

Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi
Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi – expressnewzpk.com

Kemudahan mencari semua Info di internet mendorong lebih dari satu pihak untuk memudahkan juga untuk mencari pasangan. Ada banyak website Dating Service (bahasa keren biro jodoh) yang traffic pengunjungnya sangat tinggi meskipun makna biro jodoh terasa terdengar asing di generasi ini. Website-website mak comblang Indonesia yang terkenal pada lain indonesiacupid.com, berpasangan.com, ilikeyou.com dan ayonikah.com. Bahkan tersedia aktor tampan Indonesia, Christian Sugiono yang membangun sebuah website biro jodoh bersama nama setipe.com.

Mencari Jodoh Dengan Jari

Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi
Biro Jodoh, Tren Asmara Zaman Dulu yang Terus Berevolusi – wolipopo.detik.com

Era saat ini yang jadi mengandalkan smartphone membawa secara perlahan aktifitas mencari jodoh di dalam gadget pintar ini. Dari seabrek aplikasi Android dan iOS tersedia segelintir yang memang memfokuskan untuk mendukung para jomblo mencari jodoh. Salah satu aplikasi biro jodoh yang menjadi Worldwide Top Download adalah Tinder. Aplikasi ini sangat terkenal dan udah didownload oleh berjuta-juta pengguna android dan iOS diseluruh dunia. Banyak yang ketagihan mencari pasangan melalui aplikasi ini dikarenakan fitur nya lebih menarik berasal dari aplikasi lain sejenisnya. Dengan banyaknya aplikasi biro jodoh orang-orang kini hanya mesti mobilisasi jari-jarinya untuk memperoleh pasangan sehidup semati

Itulah sekilas timeline evolusi biro jodoh yang berasal dari masa ke masa terasa mulai dari orang tua sampai menembus batas-batas teknologi modern. Entah akan bagaimana langkah orang mendapatkan pasangannya di masa yang akan datang.

Jika kamu membawa kisah menarik seputar pencarian pasangan baik itu yang kamu alami sendiri atau pengalaman orang lain, Tulis saja kisah mu itu di kolom komentar.

Advertisements