DutaMedan.com – Melestarikan Seni Peran Melalui Teater Dermaga

Jadi anak muda dan kreatif adalah faktor penting di era sekarang ini. Kreatif ialah bekal buat menambah diri jadi lebih baik agar bisa menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat untuk menyusun tujuan di hari yang akan datang. beberapa orang kreatif juga masih sedikit diketahui di kota. Namun banyak anak-anak di daerah tepi kota yang masih muda-mudi yang penuh kreatifitas dan mempunyai jiwa seni yang tinggi. Teater Dermaga salah satu contohnya. Biarpun beberapa orang di dalam Teater Dermaga ini di dominasi banyak yang berasal dari daerah Belawan, mereka punyai bermacam-macam type seni yang ditekuni di dalamnya.

Melestarikan Seni Peran Melalui Teater Dermaga
Melestarikan Seni Peran Melalui Teater Dermaga

Teater Dermaga merupakan salah satu komunitas kepemudaan yang bergerak di bidang kesenian yang mengarah kepada pengembangan seni dan kreatifitas pemuda. “Sebenarnya nama teater dermaga itu telah dibentuk 20 tahunan yang dulu oleh Bapak Syamsul Hilal yang waktu ini jadi sutradara di Jakarta.

Kemudian pada 10 Oktober 2013, beberapa taruna mesjid di Belawan bakal membuat program Maulid Nabi yang mau menempatkan pementasan teater. Dari sinilah pertama sekali bangkitnya komunitas ini walaupun sudah lama tertidur. Teater Dermaga tidak cuma belajar Seni Peran pada teater, malahan terus ada latihan tari, pantomim, dan juga music.

“Tujuan beta dasarnya mau menggandeng pemuda-pemudi Belawan buat berkreasi lagi tentang kesenian. terpenting guna tukar image kota Belawan sendiri yang tidak jarang dilihat sebelah mata” papar Ardiansyah. Sanggar Dermaga berlokasi di trik Taman Makam Pahlawan Lor Pisang (Kantor kegiatan Pemuda Alwasliah). Setiap dua kali mereka mengatur latihan teratur disana. Teater Dermaga dan teratur mengeluarkan penampakan dan kerja sama dengan para teater lain pula serta komunitas-komunitas lain disekitarnya. tidak cuma mempunyai program sendiri, mereka terus tidak jarang diminta buat mengisi acara-acara oleh pihak lain yang mau mendirikan pementasan teater. Baru-baru ini Teater Dermaga kembali rilis sebuah film dengan judul “SUCI”.

Dikala ini anggota awal Teater Dermaga atau yang sering dinamakan Laskar, sudah berjumlah 19 orang yang terus aktif berkontribusi serta dari sekian banyak calon laskar. Kalau anda ingin masuk dermaga itu ada 2 syarat  dan mesti mengikuti uji karakter berulang serta ikut pembayatan supaya lebih kuat,” terus Ardiansyah. Pembayatan merupakan latihan alam guna menguji kekompakan serta persaudaraan satu angkatan. Bagi anggota sendiri, Dermaga tidak cuma merekrut dari daerah Belawan saja. Daerah lain seperti arena Marelan, Labuhan Batu, juga Tanjung Pura pun turut bergabung dengan Teater Dermaga. Teater ini merekrut beberapa orang sejak mulai umur 6 tahun keatas. Lalu sebenarnya tidak cuma pemuda yang bisa bergabung. Bagi pelatih, umumnya kita-kita pula yang ngajarin pun ajak temen-temen yang kita kenal dan sudah berpengalaman untuk bisa melatih tari dan lain-lain, Ungkap Ardiansyah.

Saat tidak ada konsep pementasan, Dermaga umumnya melaksanakan gerakan ngamen pantomim di daerah sekitaran belawan. Perihal ini berulang dilakukan untuk menyatukan penambahan dana anggota tidak hanya bermula dana kas anggota yang dikumpulkan tiap-tiap bulan, apabila suatu hari mau menghasilkan program. dikala ada pementasan dadakan. Aksesori-aksesori dekat pementasan seperti kostum mereka pasti punya sendiri. Lain aspek buat kostum tari, Dermaga kebanyakan mencarter dari sanggar-sanggar tari yang sediakan jasa. Anggaran ini didapat dari kas anggota, dana buatan pementasan jikalau diundang pihak lain, maupun produk ngamen.

Teater Dermaga masih menginginkan pemerintah daerah turut lagi memberi dukungan gerakan mereka. bersama kepedulian pemerintah pasti mereka perlahan bisa turut masih memberdayakan semula menggelindingkan daerah. Lebih dikenal warga luar kancah dan sekitarnya. Dari salah satu misi Dermaga guna menambah area teman kerja berulang menggandeng lebih tidak sedikit anak-anak mudah buat aktif berkarya. “Insyaallah dalam waktu dekat ini kita dapat jalankan pembayatan buat angkatan baru. Dan pada perayaan ulang tahun kita lagi bakal melaksanakan pemutaran film SUCI, Maka dari itu ayo bergabung dengan Teater dermaga,” tutup Ardiansyah di akhir cerita.

Tag: Melestarikan Seni Peran Melalui Teater Dermaga

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.