- Advertisement -
Beranda Media Informasi Terkini Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!

Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!

- taro disini iklan Mu -

DUTAMEDAN.COM – Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!, Siantar Rap Foundation atau SRF merupakan group rapp yang berasal dari kota Pematangsiantar. SRF dibuat di 16 Agustus 2013. Terbentuknya group rap ini berawal saat awenz (Rapper, Pencipta lagu, Arranger, Produser) yang pula berasal dari kota Pematangsiantar mencoba memadukan unsur rap serta musik tradisional Batak, buat dituangkan ke dalam sebuah album perdana Rap Batak yang dirilis tahun 2014 kemarin.

Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!
Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!

Siantar Rap Foundation – begitulah Fredy H. Napitupulu melabeli gerombolan yang terbentuk di September 2013 ini. Digawangi empat anak muda yaitu lfred Klinton Manurung, Diknal Sitorus, Alfred Reynaldo Sitanggang, serta Petrus Novlin Simarmata. Kini Siantar Rap Foundation hadir menggunakan nuansa segar serta terbukti efektif menggetarkan darah yang mengalir deras di urat nadi orang Batak.

Sebagian lirik dari Siantar Rap Foundation – Bangga Jadi Batak, buat Batak Jadi Bangga
Dipublikasi pada September 10, 2015 oleh Erlin Sitinjak

Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!
Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!

Siantar Rap Foundation mengemban misi yang tidak mudah. Akan tetapi, perjuangan mereka terbukti tidak sia-sia. Pada Mei 2014, di usia yang belum genap setahun, mereka sudah menelurkan album perdana. Dengan gugusan musik tradisional, seperti taganing, hasapi, sarune, garantung serta sulim, dan musik hip hop yang penuh energi, album pertama mereka yang bertajuk “Batak Swag Ethnic” sukses menarik perhatian kawula muda.

Kenapa kawula muda?

Jawabannya bisa beragam. Pertama, sebab mungkin mereka merasa lebih nyaman berkomunikasi dengan pendengar yang se-usia dengan mereka. Ke 2, karena mungkin mereka sangat menyadari bahwa anak muda merupakan pemegang kunci utama yang menentukan kelestarian/kepunahan Batak.

Tak bisa dipungkiri, era globalisasi perlahan tapi sempurna menggerus rasa bangga terhadap tradisi. Sejarah Bangso Batak semakin sporadis dituturkan karena diklaim telah terlalu lama untuk dikenang . Bahasa Batak juga jarang dipergunakan karena kalah dari bahasa Indonesia dan bahasa asing lainnya. Nilai budaya Batak pun diabaikan karena tidak lagi sinkron dengan tuntutan kemajuan zaman.

Jadi, tak heran Bila semakin hari semakin banyak anak muda Batak yang tidak mampu mengungkapkan asal-usul dan silsilah marga yang menempel di namanya; yang fasih berbicara dalam banyak 1 bahasa, kecuali bahasa Batak; yang tidak memahami posisi berikut hak dan tanggung jawabnya di antara orang Batak lainnya.

Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!
Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!

Melalui album perdananya, Siantar Rap Foundation menunjukkan cara lain hiburan yang tidak sekedar sedap didengar akan tetapi juga pantas direnungkan. Di usia yang masih sangat muda, para personilnya berhasil menyentil kawula muda bahwa, terlepas dari segala stereotipe perihal Batak, ada banyak sekali alasan untuk bangga lahir dan meninggal menjadi orang Batak.

Lalu, melalui album ke 2, Tobanese, yang dirilis di Agustus 2015, Siantar Rap Foundation mulai menonjolkan jati diri. Alunan nada spesial instrumen musik Batak mulai mendominasi. Memakai bait-bait lirik yang terkandung pesan, mereka memprovokasi generasi muda Batak lainnya agar lebih berani mengekspresikan diri, bukan melupakan asal-usul serta nilai-nilai yang semestinya dipegang hingga meninggal .

Seperti album pertama, album kedua pula memuat sepuluh buah lagu. Tapi, bila di album pertama masih ada empat lagu berbahasa Indonesia, di album kedua seluruh lagu berbahasa Batak.

Dan berikut adalah daftar (list) album serta judul lagu Siantar Rap Foundation;

BATAK SWAG ETHNIC

Demikian tajuk album perdana Siantar Rap Foundation, yang dirilis pada Maret 2014, 10 lagu asal album tadi 6 lagu diantaranya berbahasa Batak serta ada 4 berbahasa Indonesia. Dalam penggarapannya, semua materi, musik serta recording digarap sendiri oleh awenz, di studio wenzCreation Music.

Materi musik dalam Album Batak Swag Ethnic ini sangat menarik., awenz memadukan unsur tradisional Batak mirip Taganing, Hasapi, Ogung, Sulim, serta  Sarune memakai unsur musik Rap teranyar. Seluruh aransemen musik di album dirancang sendiri oleh awenz. Bersama oleh Produser, awenz berhasil mengemasnya menjadi satu Album yang tentunya sangat sayang untuk dilewatkan bagi penikmat musik daerah, sebab karya musik seperti ini menjadi zona baru di industri musik tanah air oleh Anak Siantar.
List Lagu Album BATAK SWAG ETHNIC
1. Siantar Rap Foundation – Sai Horas Ma Batak Toba
2. Siantar Rap Foundation – Dainang (ft. Pitta Rosse)
3. Siantar Rap Foundation – Taradigadindang
4. Siantar Rap Foundation – Jauh Cinta Berharap (ft. Hani)
5. Siantar Rap Foundation – Cinta serta  perempuan
6. Siantar Rap Foundation – Sinanggar Tullo
7. Siantar Rap Foundation – Nyanyian Pagi
8. Siantar Rap Foundation – Holan Ho Do (ft. Pitta Rosse)
9. Siantar Rap Foundation – Siantar City Swagga
10. Siantar Rap Foundation – Batak Swag Ethnic

TOBANESE

Di 15 Agustus 2015, Siantar Rap Foundation (SRF) merilis Album keduanya menggunakan tajuk, Tobanese, Album ini berisi 10 lagu yang terdiri dari 8 lagu baru dan 2 lagu batak yang telah ada  namun di aransemen ulang menjadi disparitas makna Hip Hop.

Sama halnya memakai Album Pertama, semua materi di album ini digarap oleh awenz. Namun pada album ini, awenz lebih fokus buat bercerita wacana budaya Batak Toba itu sendiri. Dari materi musik serta liriknya, Siantar Rap Foundation berhasil mengangkat kebudayaan dan falsafah Batak Toba ke dalam lagu yang dikemas di aliran Hip Hop.

Tidak sama memakai Album Pertama, pada Album kedua ini awenz bekerjasama menggunakan Label Gill’sh Record di produksi albumnya.

List Lagu Album TOBANESE

  1. Siantar Rap Foundation – Hapogosonta (ft. Pitta Rosse)
  2. Siantar Rap Foundation – Boru Ni Raja
  3. Siantar Rap Foundation – Dalihan Na Tolu
  4. Siantar Rap Foundation – Rege Rege (ft. Pitta Rosse)
  5. Siantar Rap Foundation – Dolok Pusuk Buhit
  6. Siantar Rap Foundation – Sik Sik Sibatumanikam
  7. Siantar Rap Foundation – Ingot Do Au
  8. Siantar Rap Foundation – Tapasada
  9. Siantar Rap Foundation – Ai So Ise
  10. Siantar Rap Foundation – Tobanese

SADA 2 TOLU

Di tahun 2016, Siantar Rap Foundation pulang merilis Album Ketiganya memakai tajuk, Sada 2 Tolu. Pada Album ini Siantar Rap Foundation semakin memantabkan langkahnya menggunakan materi-materi lagu Batak yang sangat berkarakter, dimana album ini berisi 10 lagu yang terdiri dari 8 lagu berbahasa Batak serta ada dua lagu berbahasa Indonesia.

Sama halnya menggunakan Album kedua, Album ini diproduksi sang Gill’sh Record.

List Lagu Album SADA dua TOLU

  1. Siantar Rap Foundation – Sapele-Sapele
  2. Siantar Rap Foundation – Tao Toba
  3. Siantar Rap Foundation – Lupahon Ma (ft. Dian)
  4. Siantar Rap Foundation – Bulan
  5. Siantar Rap Foundation – Naeng Pajumpang (ft. Jessica)
  6. Siantar Rap Foundation – Gabe Sega
  7. Siantar Rap Foundation – Dustai Cinta
  8. Siantar Rap Foundation – Latteung
  9. Siantar Rap Foundation – Mulak Ma Ho
  10. Siantar Rap Foundation – Sada 2 Tolu

Nah, sekian lama berjuang keras di dunia Hip Hop akhirnya mereka berhasil menyisipi bait per bait dari lagu yang sudah di sebar luaskan ke banyak masyarakat. Serta berikut adalah beberapa tanggapan dari warga mengenai lagu-lagu yang telah diciptakan oleh Siantar Rap Foundation sendiri.
Misalkan seperti lagu ini dia:

Pusuk Buhit,
“aku senang musik instrumental. Jadi, saat mendengar denting dawai hasapi mengawali lagu ini, saya pasti jatuh cinta. Lagu ini benar-benar menguji kemampuan mendengar dan   kekayaan kosakata ku. Wajib kuakui, ini ujian yang berat. Akan tetapi, alunan musiknya terlanjur membuatku tenggelam terlalu dalam”
Tobanese,
“karena masih sama. Saya  menikmati denting dawai hasapi yang mengawali lagu ini. Dibanding lirik lagu Pusuk Buhit, kata-kata pada lagu ini terdengar lebih familiar dengan alat pendengaran. Begitu pun, saya harus belajar lebih banyak mengerti maksud lagu ini.”

Dalihan Natolu,
“Ini lagu yang harus didengar, khusunya siapa pun yang selalu bertanya kenapa setiap kali bertemu orang Batak lebih dulu martutur  (menanyakan marga dan silsilah), bukan kabar atau isi perut, sudah makan atau belum :)”

Sik Sik Sibatumanikam,
“Sebenarnya lagu ini ialah daur ulang lagu tradisional yang telah ada semenjak lama. Akan tetapi, lagu ini terdengar segar sebab disajikan memakai gaya khas anak muda. Dalam lagu ini, ada aneka macam gosip tentang bagaimana orang batak yang dikenal menjadi suku perantau bertahan biologi di mana pun mereka berada.”

Sehabis mendengar keempat lagu ini serta enam lagu lainnya, kau akan merasakan sendiri efeknya. Kalau benar kau adalah orang Batak, kau akan merasakan kembali darah Batak yang mengalir deras di urat nadimu beresonansi mengikuti irama lagu. Akan tetapi, Jika bukan, kau akan lebih mengerti ‘keanehan’ teman-temanmu yang datang dari utara Tapanuli sana.

Di usianya yang kedua, Siantar Rap Foundation telah membuat Batak bangga. Sekarang  , giliran kita membentuk Batak lebih bangga dengan mendukung usaha mereka sebagai saudara sebangsa, Bangso Batak.

Beli kasetnya. Nikmati musiknya. Resapi pesan-pesannya 🙂

Tag: Siantar Rap Foundation, Hadirkan Musik Rap Batak Perdana!

- Biar keren, masuk sini -
Duta Medanhttps://www.dutamedan.com
Duta Medan - Situs Informasi Online Teraktual dan Inspiratif di Medan Twitter: @DutaMedan Instagram: @DutaMedan Berikan komentar, tanggapan Anda terkait konten yang kami bagikan.
- biar keren, Pasang trus! -

Ayok Terhubung!

6,196FansSuka
15,448PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
942PengikutMengikuti
90PelangganBerlangganan

Baca Kawan!

Melongok ‘Living Museum‘ Kampoeng Ketandan Yogyakarta

DUTAMEDAN.COM - YOGYAKARTA, Di halaman Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ada prasasti, sedangkan di pusat kota Yogyakarta ada Gapura. Keduanya, merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan,...
- cok kau pasangkan! -

Meriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA, Berbagai acara hiburan dan lomba sebelum ataupun sesudah peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia digelar secara virtual untuk memeriahkan HUT...

Komunitas Sahabat Boy Rafli Gelar Lomba Cover Lagu Bertema Nasionalisme

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA - Ikut memeriahkan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, komunitas Sahabat Boy Rafli (SBR) mengadakan Lomba Cover Lagu...

Pertimbangan Sebelum Melakukan Perjalanan di Saat COVID-19

DUTAMEDAN.COM - NEW JERSEY, AS. Banyak negara berupaya mendorong warganya untuk melakukan wisata domestik untuk menggerakan perekonomian daerah. Tawaran paket...

Apa lagi cari,, kurang cukup?

Melongok ‘Living Museum‘ Kampoeng Ketandan Yogyakarta

DUTAMEDAN.COM - YOGYAKARTA, Di halaman Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ada prasasti, sedangkan di pusat kota Yogyakarta ada Gapura. Keduanya, merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan,...

Meriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA, Berbagai acara hiburan dan lomba sebelum ataupun sesudah peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia digelar secara virtual untuk memeriahkan HUT...

Komunitas Sahabat Boy Rafli Gelar Lomba Cover Lagu Bertema Nasionalisme

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA - Ikut memeriahkan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, komunitas Sahabat Boy Rafli (SBR) mengadakan Lomba Cover Lagu...

Pertimbangan Sebelum Melakukan Perjalanan di Saat COVID-19

DUTAMEDAN.COM - NEW JERSEY, AS. Banyak negara berupaya mendorong warganya untuk melakukan wisata domestik untuk menggerakan perekonomian daerah. Tawaran paket...

Ribuan Pekerja Kapal Pesiar Masih Terdampar di Laut

DUTAMEDAN.COM - WASHINGTON DC, Operasional kapal pesiar menjelajah lautan telah terhenti sejak virus COVID-19 menjadi pandemi global Febuari lalu. Sejak saat itu sebagian...
- Brand mu disini, waduh mantap!-