- Advertisement -
Beranda Media Informasi Terkini Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan

Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan

- taro disini iklan Mu -

DUTAMEDAN.COM – Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan, “MASBERTO, wargat bertato bukan kriminal. Apakah tato yang bertindak dan bekerja? Apakah tato yang megang senjata?” begitulah sepenggal lirik milik Marjinal yang berjudul Masberto.

Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan

(Wak Genk sewaktu menjadi sampul majalah magic ink volume 28)

Tattoo, dengar kata yang satu ini mungkin sebagian berasal kita masih menilainya identik dengan kriminal apalagi buat melihatnya. “yang membuat tato jelek di mata masyarakat sebenarnya oknum itu sendiri, aku gak peduli dengan cibiran orang yang aneh kulakukan hal positif aja,” ujar Rangga si tato seniman membuka dialog pada home studio tattoo miliknya, Morween Ink, Sabtu (20/06).

Kebanyakan yang pernah nonton film Outlander kenal menggunakan Morween, mungkin si Wak Genk kita satu ini mau jadi monster di salah satu kesenian paling tua di muka bumi ini.

Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan

Morween ink pada Jalan Wahid Hasyim pada belakang Omerta, kos-kosan sekaligus home studio.

Rangga atau Wak Genk sapaan akrabnya memulai kiprah menjaadi tato seniman sejak 2011 sampai seumur hayati katanya, “karena tatonya aja udah seumur hayati apalagi artisnya kan?” selorohnya.

Laki-laki kelahiran Medan, 12 Desember 1982 ini memang dikenal teman-temannya sangat bertenaga bercanda dan hampir seluruh orang yang dijumpainya akrab dipanggilnya genk, makanya sapaan Wak Genk tersemat dengat sendirinya, sapaan yang sangat enak di “Medan” tentunya.

Awalnya di 2011 dia masih sebagai apprentice (Red: hanya bermodal skill) atau istilah kitanya mokondo (kapital komitmen doang, red) di studio tato Black Cat, bahkan tato pertamanya pula beliau sendiri yang buat atau dikalangan pecinta tato disebutnya suicide tattoo.

Akhirnya di 2014 beliau berani membuka home studio sendiri menggunakan modal awal bekisar 3 jutaan sampai kini tak terhitung lagi sudah berapa pasiennya, beliau juga menyebut pekerjaannya ini ibarat seorang dokter sebab sesudah terselesaikan mentato seminggu sampai dua minggu lalu kemungkinan akandi suruh tiba lagi buat check up hasilnya, jikalau terdapat yang kurang puas pasti diperbaiki cuma-cuma atau kalaupun ada yang setelah di cek pasiennya puas tapi si Wak Genk-nya ada pandangan lain gimana biar lebih indah lagi tatonya, kalau pasiennya membuat keputusan diperbaiki pasti dilakukan secara free menjadi tambahan servisnya.

Semenjak Sekolah Menengah Pertama Rangga sudah hobi menggambar sketsa diatas media kertas sampai bertemu mitra-mitra yang hobi tato mendorongnya buat mencoba menuangkan imajinasinya diatas media kulit serta ternyata setelah dicobanya dia langsung jatuh cinta. Babal Windfall (Jakarta), Damar (Yogyakarta), David Mad INK (Bali) dan Magic Ink majalah tato pertama, perdeo serta satu-satunya di Indonesia menjadi bagian dari inspirasinya buat urusan tato-mentato.

Tahun 13 bulan lalu Wak Genk dianggap Magic ink buat mengadakan event bekerja sama menggunakan 7 Luwi dan Erik sahabatnya, mereka ini penyebab keramaian di malam itu. Saat acara ini berlangsung di 7 Luwi menjadi sangat padat serta penuh sesak, parkirnya saja hingga meluber hingga bahu jalan serta mendadak ada tukang parkir liarnya.

Pameran flash tatto, illustration art, tatto show, dan tattoo exhibition sebagai primadona malam itu sebab paling banyak ditinjau pengunjung. Program pula diramaikan oleh banyak band lokal Medan, Soalagogo dan Polka berhasil memecah kesunyian acara waktu mereka tampil membawakan lagu-lagu kebangsaan mereka dan membius hampir seluruh pengunjung buat sing along.

Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan

Kali ini pasien Rangga berhasil dioprasi tanpa cacat. Si pasien mengaku sakit-sakit bahagia dioperasi katanya. Justin sudah dua kali di tato Rangga, yang pertama di punggung serta kali ini sepasang Bunga Terong atau Borneo yang terinspirasi dari tato suku Dayak Kalimantan yang melambangkan pemimpin.

Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan

“tetap teruslah berkarya dan berkembang supaya masyarakat menjadi mengerti akan indahnya seni, khususnya seni rajah tubuh. Buatlah mereka yang tidak mengerti mampu melihat sisi positif dari karya kita dan tidak ada lagi yang memandang kita sebelah mata. Banggalah pada diri sendiri serta tetaplah seimbang, sebab disparitas itu indah .” Itulah pesan Rangga si pembuat tatto mengakhiri wawancara kepada anak muda kreatif khususnya yang berada di Medan.

Tag: Jasa Tato Artis, Seni Rajah dari Rangga untuk Medan

- Biar keren, masuk sini -
Duta Medanhttps://www.dutamedan.com
Duta Medan - Situs Informasi Online Teraktual dan Inspiratif di Medan Twitter: @DutaMedan Instagram: @DutaMedan Berikan komentar, tanggapan Anda terkait konten yang kami bagikan.
- biar keren, Pasang trus! -

Ayok Terhubung!

6,196FansSuka
15,448PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
942PengikutMengikuti
90PelangganBerlangganan

Baca Kawan!

Melongok ‘Living Museum‘ Kampoeng Ketandan Yogyakarta

DUTAMEDAN.COM - YOGYAKARTA, Di halaman Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ada prasasti, sedangkan di pusat kota Yogyakarta ada Gapura. Keduanya, merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan,...
- cok kau pasangkan! -

Meriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA, Berbagai acara hiburan dan lomba sebelum ataupun sesudah peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia digelar secara virtual untuk memeriahkan HUT...

Komunitas Sahabat Boy Rafli Gelar Lomba Cover Lagu Bertema Nasionalisme

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA - Ikut memeriahkan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, komunitas Sahabat Boy Rafli (SBR) mengadakan Lomba Cover Lagu...

Pertimbangan Sebelum Melakukan Perjalanan di Saat COVID-19

DUTAMEDAN.COM - NEW JERSEY, AS. Banyak negara berupaya mendorong warganya untuk melakukan wisata domestik untuk menggerakan perekonomian daerah. Tawaran paket...

Apa lagi cari,, kurang cukup?

Melongok ‘Living Museum‘ Kampoeng Ketandan Yogyakarta

DUTAMEDAN.COM - YOGYAKARTA, Di halaman Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ada prasasti, sedangkan di pusat kota Yogyakarta ada Gapura. Keduanya, merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan,...

Meriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA, Berbagai acara hiburan dan lomba sebelum ataupun sesudah peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia digelar secara virtual untuk memeriahkan HUT...

Komunitas Sahabat Boy Rafli Gelar Lomba Cover Lagu Bertema Nasionalisme

DUTAMEDAN.COM - JAKARTA - Ikut memeriahkan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, komunitas Sahabat Boy Rafli (SBR) mengadakan Lomba Cover Lagu...

Pertimbangan Sebelum Melakukan Perjalanan di Saat COVID-19

DUTAMEDAN.COM - NEW JERSEY, AS. Banyak negara berupaya mendorong warganya untuk melakukan wisata domestik untuk menggerakan perekonomian daerah. Tawaran paket...

Ribuan Pekerja Kapal Pesiar Masih Terdampar di Laut

DUTAMEDAN.COM - WASHINGTON DC, Operasional kapal pesiar menjelajah lautan telah terhenti sejak virus COVID-19 menjadi pandemi global Febuari lalu. Sejak saat itu sebagian...
- Brand mu disini, waduh mantap!-