Beranda Media Informasi Terkini Event Google di Medan : Build A Meaningful Startup

Event Google di Medan : Build A Meaningful Startup

0
Event Google di Medan : Build A Meaningful Startup
Event Google di Medan : Build A Meaningful Startup

DUTAMEDAN.COM – Event Google di Medan : Build A Meaningful Startup, Setelah sukses dalam kegiatan #GDayXMedan pertama pada 27 Oktober 2013 di Gedung PT Indosat Medan, menggunakan tema “The Era of Collaboration.” kini GBG Medan menggelar pulang aktivitas serupa pada Aula Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan menggunakan tema “Build a Meaningful Startup.” Wahyu Blahe Hafiz Rijal Hansen Google Kreavi Putri Izzati Ziliun

Aktivitas yang berlangsung di tanggal 7 Desember 2014 lalu ini tidak kalah seru dari tahun sebelumnya. “Yah, namanya pula google punya acara mba. Siapa sih yang tidak mau tiba. Lagian juga temanya menarik buat diikuti,” ungkap Rudi Hartoyo salah satu peserta dan pula artinya admin asal akun twitter @MedanWisata.

Hampir 200 pengunjung yang datang di hari itu lebih banyak didominasi berasal dari kalangan mahasiswa. Ya, tidak heran sebab memang ketika ini pasar internet, khususnya social media ialah keliru satu pasar yang menjanjikan bagi para anak muda. Maka dari itu, GBG Medan memilih tema “Build a Meaningful Startup” menjadi bentuk rangsangan bagi anak muda buat menatap internet, sebab internet salah satu ventilasi informasi tercepat serta ter-up to date.

#GDayXMedan 2014 kali ini menghadirkan Yansen Kamto menjadi Chief Executive Kibar.Co.Id, Benny Fajarai menjadi Founder Kreavi (Indonesia Creative Network), serta Putri Izzati selaku curator Ziliun.Com. Selain itu, GBG Medan juga menghadirkan 2 orang pembicara lokal yang sudah tentu mereka ialah para Startup ternama saat ini, yakni Wahyu Blahe menjadi founder ceritamedan.Com dan Indra Halim sebagai fonder kulinermedan.Com.

Hafiz K. Rijal selaku host dan pula ketua GBG Medan, membuka program menggunakan lakonnya yang membuat suasana di hari itu menjadi cair dan bersemangat. Hafiz K. Rijal menyebutkan bahwa bukanlah mudah buat menjadi seseorang Startup, ada nilai yang wajib dipahami serta dilakukan agar kita sebagai seseorang Startup yang sebenarnya.

Hal serupa dipaparkan jua sang Yansen Kamto, yang merupakan pembicara pertama di sore hari itu. Yansen Kamto berkata bahwa menjadi Startup kita harus “Moonshot Thinking” atau menggunakan kata lain berfikir akan persoalan-problem besar , kemudian memikirkan solusi radikal asal problem tersebut, dan keduanya dikaitkan menggunakan pemanfaatan teknologi. Bagi Yansen Kamto, memikirkan perubahan besar yang mampu kita lakukan itu sebab dunia kita banyak problem, seperti pendidikan, kemiskinan, lingkungan, sumber daya, kelebihan penduduk, energy, iklim, dll.

“Kita wajib berbangga tinggal di Indonesia menggunakan banyak problem yang ada. Bila kita menduga duduk perkara itu ialah peluang, semuanya mampu dipecahkan dengan revolusi mental,” kata Yansen Kamto menginspirasi para peserta. Yansen Kamto juga menegaskan bahwa telah saatnya para Startup membarui mindset mereka dengan cara wajib bekerja lebih keras dalam bersuara serta bertindak di isu-berita lokal ataupun nasional, akan tetapi harus tepat target. “karena Indonesia tidak kekurangan orang-orang hebat, tidak kekurangan orang-orang pandai , akan tetapi kekurangan orang-orang hebat serta pintar yang punya hati,” tegasnya.

Tidak selaras dengan Yansen Kamto, Benny Fajarai lebih mengulik perihal “Berbisnis Secara Kreatif Design,” bahwa bisnis tanpa unsur kreatif, maka produk yang ditawarkan tak akan menarik minat konsumen. Baginya kreatifitas saat ini pula bisa dituangkan melalui social media, ini tampak dari semakin maraknya bisnis online di ranah internet.

“We enable our users to showcase their portofolio,” celoteh Benny Fajarai, maksudnya ialah buatlah portofolio mengenai bisnis kita semenarik mungkin, sebab itu ialah presentasi atas usaha yang kita tawarkan. Caranya yakni, dengan mengetahui apa keunikan bisnis kita, siapa pasar kita, serta pilih strategi sempurna pada mempromosikan produk kita. “Tentunya menggunakan hal yang luar biasa, ya kreatif,” tegasnya.

Event Google di Medan : Build A Meaningful Startup

Suasana Aula Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan pun semakin bersemangat. Hal ini dikarenkan materi-materi yang dipaparkan para pembicara sangat memicu adrenalin peserta buat menjadi Startup lokal berikutnya mengikuti jejak Wahyu Blahe dan Indra Halim. Tetapi, semangat ini semakin menggebu-gebu saat Putri Izzati selaku curator Ziliun.Com menginspirasi peserta menggunakan mengatakan bahwa buat berbuat sesuatu itu tidak perlu rumit, mulai dari hal sederhana serta keresahan yang terjadi di kehidupan sehari-hari.

Ziliun.Com ialah blog yang tujuannya merombak pola pikir anak muda buat membentuk Indonesia menjadi lebih baik. Ziliun.Com percaya bahwa talenta serta potensi lokal Indonesia banyak yang tak terhingga. Selain itu, Ziliun.Com juga mempromosikan anak-anak bangsa yang berkarya menggunakan memanfaatkan teknologi buat menciptakan akibat dan bermanfaat bagi orang banyak.

#GDayXMedan 2014 pun ditutup menggunakan diskusi bareng beserta 2 Startup lokal Medan yakni, Wahyu Blahe dan Indra Halim. Mereka memaparkan company profile dan bagaimana mereka melihat peluang social media pada penyebaran berita. “Alasan aku membentuk ceritamedan.Com adalah buat memenuhi kebutuhan warga Kota Medan yang haus akan cerita seputar Kota Medan,” jelasnya membuatkan pengalaman.

Wahyu Blahe mengawali bisnisnya melalui akun twitter @ceritamedan dan beliau mengakui kalau awalnya tidak berfikir buat usaha, melainkan hanya sekedar ingin berbagi info bagi khalayak ramai seputar Kota Medan. Tetapi, seiring bertambahnya ketika, dia mendapat pengiklan dari salah satu produk nasional anyg akhirnya dia paham bahwa ada peluang bisnis yang mampu digarap melalui social media twitter.

Tidak jauh beda dengan Wahyu Blahe, Indra Halim mempunyai latar belakang yang sama hanya saja keresahan yang mereka garap berbeda. Jika Wahyu Blahe lebih menjadi “Kiblatnya gosip Cerita tentang Medan,” yang lebih bersifat peristiwa, wisata, bisnis, life style, event, serta komunitas. Sedangkan Indra Halim, hanya serius ingin memperkenalkan makanan yang terdapat di Kota Medan. “sebab Kota Medan terkenal dengan wisata kulinernya,” jelasnya.

Diskusi pun mengalir sangat seru dan sangat interaktif dengan para peserta yang hadir pada sore itu. Keseruan itu pun ditutup dengan hadiah plakat pada para pembicara #GDayXMedan 2014 serta foto bersama.

“GDayX cakep abes! Tahun kemudian ikut, tahun ini ikut lagi. Tetap aja serruuuu!! Tahun depan ditunggu keseruan lainnya ya,” tutur @Badiacoolonline penuh kecerian yang ditemui waktu keluar dari Aula Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Tag: Event Google di Medan : Build A Meaningful Startup