Beranda Media Informasi Terkini Dwi Citra, Ciptakan Aksesoris dari Tali Kur

Dwi Citra, Ciptakan Aksesoris dari Tali Kur

0
Dwi Citra, Ciptakan Aksesoris dari Tali Kur
Dwi Citra, Ciptakan Aksesoris dari Tali Kur

DUTAMEDAN.COM – Dwi Citra, Ciptakan Aksesoris dari Tali Kur, Dari semua aksesoris yang didesain oleh Dwi gambaran masyarakat Helvetia, diakuinya, gelang yang dibuat berasal benang tebal tali kur yang kemudian dijalin sedemikian rupa, adalah salah satu item berasal dari aksesoris yang dibuatnya yang mendominasi pesanan. Kata dwi citra tersebut, pelanggan banyak yang senang dengan ciptaan gelang itu karena tidak terlalu kewanitaan, dengan harga mahasiswa, mulai Rp 10.000 hingga Rp 35.000.

Dwi Citra, Ciptakan Aksesoris dari Tali Kur

“karena banyak pelanggan yang suka gelangnya, makanya saya lebih banyak buat gelang,” tuturnya.

Tidak sama menggunakan kebanyakan orang yang ingin usahanya pribadi beromset besar, Dwi berkata, walaupun belum beromset besar, beliau tidak mempermasalahkan hal tersebut. Lagi pula pungkasnya, hal tadi terbilang biasa bagi seorang yang baru merintis perjuangan, dimana di belum terlalu memikirkan omset, apalagi keuntungan yang didapatkan.

“yang penting bagi aku, mampu mencari juga memanfaatkan peluang pasar,” tuturnya lagi.

Demikianlah yang selama menjelang 6 bulan ini dilakukan Dwi citra. Sebab cermat mengamati pasar, berbagai aksesoris seperti cincin, gelang, serta kalung buatannya menggunakan merek Honeydew Accessories semenjak Januari kemudian, cukup bertahan di pasaran Medan. Diakuinya, per bulan beliau mendapatkan omzet minimal Rp 1 Juta.

“Memang omzet yang saya dapatkan masih terbilang kecil. Namun berdasarkan saya, yang terpenting terlebih dahulu telah mendapat pasar,” ungkap lulusan Teknik Informatika UII Jogja tadi.

Belum genap enam bulan perjuangan di jalaninya, sepanjang itu pula beliau memanfaatkan media sosial seperti instagram. Menurutnya, buat selanjutnya, beliau akan terus menggeluti bisnis tadi via media sosial saja, karena berasal situlah dia memperoleh pelanggan.

Begitu pun, tidak terlepas juga Dwi menggunakan metode pemasaran konvensional dari mulut ke ekspresi atau pun jemput bola juga yang kerap dilakukan mirip mengikuti pameran dan bazaar.

“Selain media sosial, saya juga sering mengikuti pameran,” katanya lalu.

Diceritakannya, hal tadi bermula berasal hobinya menghasilkan bermacam Handycraft beserta teman-temannya seperti bros semenjak kuliah. Sesudah terselesaikan kuliah di Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) Jogja, beliau balik ke Medan serta berusaha menggunakan modal awal sebesar Rp 500.000 saja.

Tag: Dwi Citra, Ciptakan Aksesoris dari Tali Kur