Medan Terkenal Kota Multikultural, Ini Alasannya

0
1486
Medan Terkenal Kota Multikultural, Ini Alasannya
Medan Terkenal Kota Multikultural, Ini Alasannya

DutaMedan.com – Medan Terkenal Kota Multikultural, Ini Alasannya

Siapa yang tidak pernah dengar bahasa Medan,  Medan sendiri memiliki bahasa yang mengadopsi berbagai macam bahasa berasal suku yang terdapat di dalamnya. Orang Medan yang semenjak lahirnya dari  Tanah Deli akan mempunyai bahasa awal yang beliau dapatkan asal keluarganya menggunakan bahasa original Melayu Deli, dan Orang Medan yang dari dari Tanah Batak juga awalnya menggunakan bahasa Batak yang didapatkan dari tetuanya. Begitupun orang Medan dari suku lainnya.

Tentunya seluruh bergabung dalam satu daerah yang sudah metropolitan dan akhirnya memiliki satu logat yang sama. Tidak dikatakan Batak, Melayu, Cina ataupun suku lainnya yang hidup pada wilayah multikultural ini.

Medan Terkenal Kota Multikultural, Ini Alasannya

Uniknya waktu seseorang bertemu dengan Orang Medan, atau sebaliknya, telah dipastikan mereka akan mengetahui bahwa orang tersebut yang ditemui adalah dari Kota Medan.

Medan sekarang telah menjadi kota multikultural, dengan aneka macam budaya yang dimilikinya. Nyatanya ini yang mengakibatkan Medan lebih dikenal dengan aneka macam wilayah lainnya. Di mana Medan ialah Ibu kota Sumatera Utara yang dipenuhi dengan 14 etnis dan  menjadi miniatur Indonesia ini sudah barang tentu pula bisa dikatakan menjadi kota metropolitan.

Medan sebenarnya tidak memiliki bahasa asli, jikalau diungkit kembali. Medan merupakan Tanah Kerajaan Deli, ditandai menggunakan dibangunnya Istana Putri Hijau atau lebih dikenal dengan Istana Maimun sang Arsitek Kapitan Belanda bernama T. H. Van Erp, atas perintah Sultan Makmun al-Rasyid Perkasa Alamsyah, putra sulung dari Sultan Mahmud pada 25 Agustus 1888 M. Istana Maimun sekarang ditempati oleh alih waris dari turunan-teturunannya. Serta tetap terjaga dan terawat hingga sekarang.

Alasan mengapa banyak orang luar berkata bahwa Medan ialah Tanah Batak sebab mayoritas 2,109,330 jiwa penduduk Medan artinya ber-Suku Batak. Sedangkan suku lain menjadi minoritas.

Dengan perkembangan zaman, banyak anak muda yang menghasilkan bahasa yang lahirnya dari Medan. Sebagai akibatnya banyak muncul bahasa-bahasa unik yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya. Contohnya istilah yang digunakan orang Indonesia lainnya yang memakai KBBI merupakan “mirip apa,” sedangkan Orang Medan akan membarui istilah itu menjadi istilah “kek apa.” Lebih singkat dan ke Medanan. Sudah pasti hanya didapatkan dari warga Medan sendiri.

Selain suku, budaya, dan bahasa. Medan juga mempunyai banyak varian kuliner dari aneka macam daerah di Indonesia dan luar negeri yang tersedia pada aneka macam kafe maupun warung. Tentu hal ini menjadi kemudahan mencari makanan menurut kesukaan wisatawan domestik juga luar negeri.

Varian makanan ini terjadi karena banyak sekali penduduk yang migrasi ke Medan. Tidak sporadis para chef membentuk makanan yang hanya ada di Medan, mirip Bika Ambon serta lain sebagainya. Ini dilakukan buat mengenalkan makanan khas Medan dan menjadi penanda bahwa makanan ini hanya ada di Medan.

Cita rasanya tidak lengkap Jika membahas semua, namun tidak mengulas sedikit tentang destinasi yang terdapat pada Medan. Ya Medan dikenal juga dengan kota sejarah, mengapa tidak? Medan banyak mempunyai lokasi bersejarah sebagai akibatnya Bila melewati beberapa titik kota Medan, akan dimanjakan dengan aneka macam tugu atau patung berasal aneka macam pahlawan atau tugu lainnya.

Lokasi wisata Medan juga sangat banyak, misalkan seperti Istana Maimun, Masjid Raya, Danau Toba, TB.Silalahi, Huta Siallagan, Gunung Sibayak, Danau Lau Kawar dan lain semacamnya.

Indah  bukan?  Nah, itu sedikit berita yang berkenaan dengan Kota Medan terbaru. Ayo kini ketahui segala yang berafiliasi dengan Medan lebih pada lagi. Selain menambah pengetahuan, ini juga menambah hasrat teman sekalian buat singgah ke Medan bagi di luar kota. Medan tidak sama dari kota lainnya, sebab Medan sekarang resmi sebagai Kota Multikultural.

Tag: Medan Terkenal Kota Multikultural, Ini Alasannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.