Kampung Bali di Desa Pegajahan Sumatera Utara

0
2166
Kampung Bali di Desa Pegajahan Sumatera Utara
Kampung Bali di Desa Pegajahan Sumatera Utara

DUTAMEDAN.COM – Kampung Bali di Desa Pegajahan Sumatera Utara, Indonesia dikenal dengan ragam budaya, baik dari adat, bangunan serta sejarahnya. Salah satunya terdapat di Sumatra Utara, terdapat begitu banyak peninggalan yang bernilai sebagai tempat wisata yang mengandung sejarah atau budaya. Salah satu tempatnya adalah Kampung Bali. Nah, Bagi warga Medan dan sekitarnya, Kita tidak perlu pergi jauh-jauh ke Pulau Bali jika hanya ingin merasakan suasana serta ingin tahu mengetahui kehidupan sehari-hari dari masyarakat Hindu Bali. Karena, ada sebuah perkampungan yang diberi nama Kampung Bali. Letaknya berada di Desa Pegajahan, sekitar 12 Km jaraknya dari kota Perbaungan, Sumatra Utara. Di sini berdiri komunitas etnis Bali yang masih kuat dan taat akan tradisi budaya. Banyak sekali orang yang berasal dari kota lain yang sengaja datang ke Kampung Bali untuk melihat-melihat tempat ini. Hanya sekitar 2 Jam lamanya dari kota Medan untuk bisa sampai ke Desa Pegajahan ini.

Pura Panataran Dharmaraksaka

Menurut cerita yang beredar, warga Bali yang bermukim di Sergai ini merupakan para buruh kontrak yang sengaja di datangkan langsung dari Pulau Bali oleh perusahaan PTPN IV Adolina pada tahun 1962. Saat itu, terdapat sekitar 53 Kepala Keluarga atau sebanyak 200 Jiwa yang tinggal di Desa Pegajahan ini. Komunitas terus hidup berdampingan dengan para buruh perkebunan lainnya yang memang berasal dari etnis yang berbeda. Ada Jawa, Simalungun, Kalimantan, Tapanuli dan Melayu. Walau memang sangat jauh dari kampung halaman, akan tetapi komunitas ini tetap mempertahankan aturan dari adat istiadat serta keyakinan mereka. Sekitar pada tahun 1989 didirikan sebuah Pura diberi nama Pura Panataran Dharmaraksaka. Pura ini fungsinya sebagai tempat ibadah bagi umat Hindu Bali yang bermukim di Desa tersebut.

Baca Juga:  Perhatian! Beberapa Ruas Jalan di Medan Utara Ini Juga Ditutup, Cek Rutenya...

Kampung Bali di Desa Pegajahan Sumatera Utara

Pura Panataran Dharmaraksaka sering dikunjungi, setidaknya sebanyak dua kali dalam sebulan oleh umat Hindu Bali untuk tempat beribadah pada waktu Bulan Purnama dan Tilem (Bulan Gelap). Pura itu sendiri di rawat oleh seorang kakek tua yang dikenal dengan nama I Made Widya yang merupakan salah satu warga Hindu Bali Asli dan Beliau Merupakan salah satu orang tertua di dalam komunitas etnis Bali di Desa Pegajahan tersebut. Menurut kakek ini, warga Hindu Bali yang sudah lama bermukim di Desa Pengajahan sampai saat ini (Maret 2013), hanya berkisar sekitar 11 kepala keluarga atau terdapat lebih kurang 30 Jiwa saja yang masih tinggal di sini.

Keunikan yang terdapat di Desa pegajahan merupakan daya tarik tersendiri untuk setiap orang yang mengunjungi tempat ini, serta bisa dikatakan sebagai Wisata Budaya Indonesia yang bermanfaat dan wajib untuk diketahui.

Tag: Kampung Bali di Desa Pegajahan Sumatera Utara

Advertisements